• Banner Blog - Pyfahealth Official Store
Vitamin untuk Badan Lemas dan Pusing

Vitamin untuk Badan Lemas dan Pusing Bagi Penderita Tiroiditis

Vitamin untuk Badan Lemas dan Pusing – Pasien penderita tiroiditis umumnya mengonsumsi suplemen atau vitamin saat mengalami keluhan seperti badan lemas dan kepala pusing. Namun, tidak semua pasien bisa mengonsumsi vitamin atau suplemen yang sama untuk mengatasinya. Karena memang, kondisi kesehatan setiap pasien tentu berbeda-beda.

Jika pemilihan suplemen atau vitamin tidak sesuai, maka hasilnya juga tidak akan maksimal. Bahkan, beberapa vitamin justru dapat mengganggu penyerapan hormon tiroid ataupun menimbulkan risiko gangguan kesehatan lainnya.

Itulah sebabnya mengapa penderita tiroiditis harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi tubuhnya. Barulah setelahnya, dokter bisa memberikan rekomendasi vitamin apa yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi badan lemas dan pusing yang dialaminya.

Vitamin untuk Badan Lemas dan Pusing

Perlu diingat kembali, setiap penderita tiroiditis perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait sebelum mengonsumsi vitamin tertentu. Diagnosis yang tepat juga membantu menentukan vitamin apa yang cocok dan sesuai dengan kondisi pasien. Beberapa vitamin tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Vitamin D

Pada tahun 2018, penelitian dari University of Medical Sciences mengatakan bahwa vitamin D adalah suplemen yang bisa membantu pasien penderita tiroiditis.

Vitamin D meningkatkan thyroid hormon stimulating (TSH) pada pasien hipotiroidisme, serta membantu meningkatkan antibodi tiroid pada penderita tiroiditis autoimun. Rendahnya asupan vitamin D dalam tubuh juga berkaitan dengan risiko penderita tiroiditisme. Contohnya yaitu, hashimoto dan graves disease.

Di satu sisi, mengonsumsi vitamin D untuk mengatasi tubuh lemas juga dapat membantu menyeimbangkan hormon tiroid. Namun, perlu diingat kembali, pastikan vitamin tersebut sesuai dengan kondisi tubuh si pasien seperti yang diajukan dokter. Mengonsumsi dosis yang tepat juga sangat penting. Jika berlebihan, maka bisa menimbulkan efek samping dan gangguan kesehatan lain, seperti batu ginjal.

2. Vitamin B12

Vitamin untuk mengatasi tubuh lemas dan kepala pusing berikutnya adalah vitamin B12. Biasanya, kandungan vitamin B12 dibutuhkan oleh penderita tiroiditis berusia lanjut. Umumnya, mereka yang berusia lebih dari 50 tahun memang sering kekurangan asupan vitamin B12.

Tidak hanya itu, kurangnya vitamin B12 dalam tubuh juga dapat terjadi karena orang tersebut mengonsumsi obat penurun resistensi insulin, khususnya bagi penderita hipotiroidisme. Untuk itu, pastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin B12 yang memadai. Asupan itu bisa didapatkan dari protein hewani.

Alternatifnya, penderita tiroiditis juga bisa mendapatkanya dalam suplemen atau vitamin. Hal ini tentu sangat penting, karena kekurangan vitamin B12 bisa meningkatkan risiko stroke. Bahkan, ancaman yang sama dapat terjadi pada orang yang masih berusia muda.

3. Omega 3

Lemak omega 3, terutama eiCosapentaenoic (EPA) dan DocosahExaenoic (DHA) dianggap bermanfaat bagi pasien yang mengalami gangguan tiroiditis. Biasanya, omega 3 dapat diperoleh dari mengonsumsi makanan hewani seperti ikan salmon, tuna, dan mackerel selama 2-3 kali setiap minggu.

Selain itu, asupan omega 3 juga dapat diperoleh dari sumber lain, seperti suplemen. Akan tetapi, bagi orang-orang yang menderita gangguan kesehatan seperti masalah pendarahan atau sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, maka sebaiknya menghindari minyak ikan. Ditakutkan hal itu bisa membuat kinerjanya berlawanan.

4. Conjugated linoleic acid (CLA)

Conjugated linoleic acid (CLA) sering direkomendasikan untuk penderita tiroiditis yang ingin menurunkan berat badan. Ada banyak penelitian yang mendukung jika suplemen ini dapat mengontrol cadangan lemak dalam tubuh. Namun, perlu diingat kembali bahwa CLA dapat menghasilkan gas dan membuat pencernaan tidak nyaman bagi orang-orang dengan kondisi tertentu. Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

5. Zinc

Sebagai salah satu mineral tubuh, zinc juga diperlukan untuk memproses hormon tiroid dalam tubuh. Penelitian yang dilakukan Universitas Cagliari pada tahun 2017, menggaris bawahi bahwa mineral ini sangat baik untuk penderita hipotiroidisme yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

6. Vitamin B1

Vitamin untuk tubuh lemas yang tidak kalah pentingnya adalah vitamin B1 atau tiamin. Gangguan tiroid memang berkaitan dengan penyakit hashimoto dan graves disease. Hal itu membuat penderita tidak mampu menyerap vitamin B1 secara optimal.

Untuk itu, pastikan vitamin yang dipilih untuk mengatasi tubuh lemas para penderita tiroiditis sesuai dengan kebutuhan. Apa yang kurang, itulah yang harus dikonsumsi.

Untuk memastikan konsumsi vitamin dan suplemen tepat sasaran, konsultasikan dengan dokter dan lakukan pengujian lebih lanjut.

Ingin membeli suplemen dan vitamin untuk badan lemas dan pusing? Kamu bisa membelinya di Official Store Pyfahealth. Yuk, cek produknya sekarang dan dapatkan diskon menarik setiap pembelian melalui Shopee. Klik banner di bawah ini, ya!

Official Store Pyfahealth

Cara Mengatasi Tubuh Terasa Lemas

Untuk mengatasi tubuh yang terasa lemas, memang dapat dibantu dengan mengonsumsi vitamin. Namun, menurut Journal of Harvard, kamu juga dapat melakukan cara-cara berikut untuk mendukung hal tersebut.

Salah satu cara menjaga tubuh tetap bugar yaitu dengan menjaga diet seimbang, pola makan yang sehat, berolahraga secara rutin, dan istirahat yang cukup. Kebiasaan ini diyakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh tidak mudah merasa lemas dan lesu.

Mengatur kondisi stres dan pikiran juga dapat dilakukan agar tubuh terhindar dari rasa lemas dan lesu. Selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan juga tidak kalah pentingnya. Hal ini dilakukan agar sumber penyakit tidak muncul dan berkembang.

Tahap Penderita Tiroiditis

Ada beberapa tahap ketika seseorang menderita tiroiditis. Gejala pada setiap tahap berbeda, seperti:

1. Fase hipertiroid

Biasanya terjadi dalam waktu yang pendek, yaitu selama 1-3 bulan saja. Dalam fase ini, sel-sel akan rusak dan diantaranya ada yang mengalami kelebihan hormon tiroid. Penderita akan merasa sulit tidur, kecemasan berlebihan, mudah lemas, dan berat badan turun secara drastis. Selain itu, detak jantung penderita juga semakin cepat, banyak berkeringat, hingga nafsu makan yang tidak stabil.

2. Fase hipotiroid

Fase kedua adalah fase yang lebih umum, yaitu ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon yang cukup. Biasanya, fase ini berlangsung lebih lama dan mungkin permanen. Gejala yang terasa seperti kelelahan, kenaikan berat badan, sembelit, depresi, kulit kering, dan sulit berkonsentrasi.

Dari dua fase tersebut, salah satu yang umum dirasakan adalah tubuh yang terasa lemas dan kepala terasa pusing. Bahkan dalam beberapa kasus, penderita tiroid di fase hipotiroid tidak dapat beraktifitas ataupun melakukan kegiatan apapun yang memerlukan banyak kekuatan fisik.

Nah, jika kamu merasa tubuh sering lemas dan pusing. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait. Pastikan apakah kondisi lemas dan pusing yang kamu rasakan karena kelelahan saja, serangan penyakit, atau jangan-jangan kamu menderita gangguan tiroid.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *