• All-Product-Pyfahealth-1920-x-745-pxl

Vitamin D

Vitamin D – Mungkin kamu sering mendengar bahwa kebiasaan menjemur badan di bawah sinar matahari pagi bisa mendapatkan vitamin D secara alami. Namun, apakah vitamin D hanya dapat diperoleh dari sinar matahari saja? Apa saja manfaat vitamin D untuk tubuh? Temukan jawabannya pada penjelasan berikut ini.

Perlu diketahui, vitamin D adalah salah satu jenis nutrisi yang kuat kaitannya dengan tulang dan kesehatan gigi. Senyawa ini sendiri merupakan bagian dari sekelompok sekosteroid yang larut dalam lemak yang bertanggung jawab untuk meningkatkan penyerapan kalsium, magnesium, fosfat usus, dan banyak efek biologis lainnya di dalam tubuh. Sementara pada manusia, senyawa terpenting dalam kelompok ini adalah vitamin D3 (juga dikenal sebagai cholecalciferol) dan vitamin D2 (ergocalciferol).

Manfaat Vitamin D

Manfaat Vitamin D

Vitamin D dalam tubuh manusia memiliki peran dan fungsi yang penting untuk menjaga kesehatan. Terdapat sejumlah manfaat dari vitamin D bagi tubuh yaitu seperti mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan depresi, dan mendukung penurunan berat badan.

Di samping itu, terdapat fungsi lain dari vitamin D yakni untuk meningkatkan kesehatan tulang dan gigi meningkatkan kekebalan tubuh, serta membantu proses penyerapan kalsium. Secara khusus, manfaat vitamin D akan dipaparkan pada penjelasan berikut ini.

  • Manfaat vitamin D untuk kulit

Tidak hanya baik untuk tulang dan gigi, vitamin D juga memiliki manfaat baik untuk kulit. Vitamin D mampu mengatasi masalah-masalah inflamasi, seperti psoriasis, eczema, dan vitiligo.

Selain itu, manfaat vitamin D untuk kesehatan kulit lainnya juga dapat berfungsi serupa dengan steroid, bekerja dalam inti sel untuk merangsang proliferasi, mengatur fungsi, dan berpotensi menstabilkan gen. Sebuah riset menunjukkan bahwa vitamin D memiliki efek perlindungan pada kulit serta berpotensi mencegah kanker kulit.

Vitamin D topikal yang merupakan antioksidan yang juga dapat meredam oksidan lingkungan yang merusak serta menyebabkan penuaan dini. Perlu pula diketahui, bahwa vitamin D juga telah terbukti menormalkan pergantian sel dan mencegah penumpukan sel mati pada permukaan kulit yang mengarah ke plak psoriasis.

  • Manfaat vitamin D untuk pria

Jurnal Clinical Endocrinology, sebuah riset yang telah meriset 2.299 orang pria menunjukkan bahwa pria yang cukup vitamin D ternyata memiliki hormon seks yang lebih dibandingkan mereka yang kekurangan vitamin D.

Pada hasil riset yang dilakukan di Austria itu menemukan, bahwa pria dengan vitamin D yang cukup di dalam darahnya memiliki testosteron yang cukup. Pasalnya, kekurangan testosteron bisa berdampak pada libido seorang pria. Hal tersebut juga membuat seorang pria kurang berenergi.

Akibat Kekurangan Vitamin D

Akibat Kekurangan Vitamin D

Sebagai asupan yang kaya manfaat bagi tubuh, kekurangan vitamin D dapat berdampak buruk bagi kesehatanmu, lho. Apabila seseorang kekurangan vitamin D, hal ini dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kekuatan tulang pada tubuhnya.

Kondisi kekurangan vitamin D dapat dialami oleh siapapun baik bagi bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Namun, tidak terdapat gejala spesifik dari kondisi kekurangan vitamin ini. Jika dalam masa pertumbuhan, kekurangan vitamin D dapat ditandai dengan tulang kaki yang bengkok, seperti rankitis pada anak-anak dan osteomalasia pada orang dewasa.

Bukan hanya gangguan tulang, kekurangan vitamin D juga memungkinkan terjadinya sejumlah penyakit, seperti osteoporosis, radang sendi, penyakit infeksi, seperti pneumonia, sepsis, dan TBC. Selain itu, kekurangan vitamin D juga dapat meningkatkan risiko depresi, sakit kepala, demensia, dan masih banyak lagi. Untuk itu, konsumsi suplemen vitamin D seperti Caltrax, Caltron, dan Cataro dari Pyfa Health juga bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D.

Buah yang Mengandung Vitamin D

Buah yang Mengandung Vitamin D

Di dalam tubuh kita, ada satu nutrisi penting yang cukup jarang dibahas, yakni vitamin D. Hal tersebut cukup wajar mengingat vitamin D ini merupakan jenis vitamin yang unik. Sebab sebenarnya, kita bisa “memproduksi” vitamin D ini melalui bantuan sinar matahari.

Meskipun terdengar mudah, akan tetapi faktanya tidak selalu begitu. Tidak semua orang dapat berjemur di pagi hari karena bisa jadi sibuk atau juga karena faktor cuaca. Maka dari itu, tetap saja kita harus melengkapi vitamin D melalui makanan.

Manfaat vitamin D cukup beragam. Mulai untuk kesehatan tulang, menjaga stamina tubuh, bahkan untuk perkembangan bayi. Untuk bisa mendapatkan vitamin D, tidak hanya melalui hewan dan tumbuhan saja, bisa juga melalui buah-buahan. Beberapa jenis buah yang mengandung vitamin D adalah sebagai berikut.

1. Jeruk

Mungkin kamu agak terkejut bahwa jeruk memiliki vitamin D. Padahal, selama ini jeruk sudah sangat identik dengan vitamin C. Akan tetapi, jeruk juga memiliki kandungan vitamin D meskipun jumlahnya tidak begitu besar. Bahkan jika kamu membuat jus jeruk sebanyak 8 ons, jumlahnya sekitar 100 IU. Jus jeruk pun sering digunakan sebagai pengganti susu. Meskipun begitu, ada beberapa merek jus jeruk mengandung vitamin D. Maka dari itu, kamu harus sering mengecek labelnya terlebih dulu sebelum dikonsumsi.

2. Kiwi

Tidak jauh berbeda dengan jeruk, kiwi juga sebenarnya cukup dikenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Namun, buah kiwi ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan tulang. Artinya, buah ini juga mengandung vitamin D. Mengonsumsi kiwi bisa menjadi pilihanmu untuk menambah nutrisi untuk tulang.

3. Apel

Meskipun memiliki jumlah yang sedikit, apel juga bisa menjadi pilihan buah selanjutnya yang mengandung vitamin D. Bahkan, di dalam apel juga terdapat kalsium yang sangat berguna untuk kesehatan tulang. Kombinasi antara kalsium dan vitamin D sangat pas agar tulang tetap kuat.

4. Pisang

Bisa dikatakan pisang merupakan salah satu buah yang memiliki nutrisi lengkap. Salah satu nutrisi tersebut adalah vitamin D. Tidak hanya itu saja, di dalam pisang juga terdapat kalium dan karbohidrat. Hal tersebut membuat pisang menjadi buah yang sangat menarik dan layak untuk dikonsumsi.

5. Labu kuning

Labu kuning adalah salah satu buah yang mengandung vitamin D. Selain itu, labu kuning pun memiliki sumber vitamin lainnya seperti C dan A. Bahkan, buah ini juga memiliki kandungan berupa kalsium yang cukup banyak. Oleh sebab itu, labu kuning bisa meningkatkan stamina dan juga memperkuat tulang.

6. Aprikot

Mungkin kamu jarang mendengar jenis buah satu ini. Namun, buah yang mirip dengan buah persik ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak. Salah satunya adalah vitamin D. Tidak hanya itu saja, di dalam buah aprikot juga mengandung vitamin lainnya seperti A, C, E, K, kalium, tembaga, mangan, magnesium, fosfor, dan juga niasin.

7. Kismis atau anggur kering

Kismis merupakan makanan manis yang sering digunakan pada kue atau kudapan. Di balik kelezatannya, ternyata kismis juga memiliki kandungan vitamin D yang cukup banyak. Bahkan di dalam kismis juga terdapat kalsium sekitar 30 miligram. Meskipun begitu, jumlah tersebut masih belum cukup untuk tubuh.

Demikian beberapa jenis buah yang mengandung banyak vitamin D. Perlu diperhatikan bahwa hingga saat ini belum ada jenis buah yang benar-benar mengandung vitamin D dengan jumlah banyak. Kamu tetap harus menambah nutrisi vitamin D melalui makanan lainnya. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat.

Jenis Vitamin D Apa Saja?

Jenis Vitamin D Apa Saja?

Sebagian besar sudah paham bahwa vitamin D adalah vitamin yang bisa didapatkan dengan mudah. Ya, kamu bisa mendapatkan sumber vitamin D melalui sinar matahari. Artinya, dengan rutin berjemur di pagi hari, sebenarnya kamu sudah mendapatkan nutrisi vitamin D. Meskipun begitu, sumber vitamin D juga bisa ditunjang dari makanan maupun suplemen tambahan.

Banyak orang yang menyangka bahwa vitamin D merupakan sebuah vitamin utuh yang tidak memiliki jenisnya. Padahal, hingga sekarang vitamin D sendiri dibagi menjadi dua bagian. Kira-kira apa saja jenis vitamin D yang berada di dalam tubuh kita? Yuk, simak jenis-jenis vitamin D berikut ini.

1. Vitamin D2

Bagian pertama yang akan kita bahas adalah vitamin D2. Jenis vitamin yang juga disebut ergokalsiferol ini merupakan vitamin larut dalam lemak. Vitamin D2 cukup jarang dibahas mengingat jumlahnya sedikit di dalam tubuh dan memiliki perang yang hampir digantikan Vitamin D3.

Vitamin D2 ini bisa ditemukan pada jamur shitake dan jamur portabella. Khususnya pada jamur yang mendapatkan sinar matahari yang cukup banyak. Seperti yang telah disebutkan bahwa sumber vitamin D ada di sinar matahari. Selain jamur, kamu juga bisa mendapatkan vitamin D2 dalam makanan yang difortifikasi dengan vitamin D seperti susu dan juga sereal fortifikasi.

Manfaat Vitamin D2

Peran vitamin D2 bisa terlihat pada proses biokimia, termasuk proses absorpsi dan metabolisme kalsium serta fosfor. Selain itu, vitamin D2 juga sebagai alat transport ion-ion kalsium ke bagian skeletal. Di organ ginjal, vitamin D2 diubah menjadi bentuk aktifnya yang berhubungan dengan reseptor vitamin D. Dengan begitu, vitamin D2 bisa menjalankan berbagi peran dengan regulatorik.

2. Vitamin D3

Vitamin D3 atau juga disebut sebagai kolekalsiferol merupakan jenis vitamin D yang paling banyak beredar di dalam tubuh kita. Hal itu dikarenakan vitamin D3 cukup banyak ditemukan pada jenis makanan yang sering dikonsumsi. Ditambah lagi, vitamin D3 berperan penting dalam kesehatan tubuh manusia.

Kamu bisa menemukan vitamin D3 pada makanan seperti jenis ikan-ikanan, khususnya salmon, sarden, dan minyak ikan cod. Selain itu, vitamin D3 juga ditemukan pada kuning telur, hati sapi, udang, dan berbagai buah-buahan.

Manfaat Vitamin D3

Nah, seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa vitamin D3 memiliki peranan penting. Beberapa manfaat tersebut adalah sebagai berikut.

1. Mengatasi sekaligus mencegah rakitis serta osteomalacia

Vitamin D3 sering digunakan untuk mengobati dan juga mencegah penyakit rakitis serta osteomalacia. Jika seseorang mengalami penyakit tersebut, maka dipastikan dia kekurangan vitamin D, kalsium, dan juga fosfor. Untuk kamu yang belum tahu, rakitis adalah penyakit kelainan pada pertumbuhan tulang. Sedangkan osteomalasia merupakan kelainan tulang sehingga mudah patah dan terasa lunak.

2. Mencegah terjadinya osteoporosis

Masih berhubungan dengan tulang, vitamin D3 juga dapat mencegah terjadinya kerapuhan tulang atau osteoporosis. Khusus untuk lansia, vitamin D3 ini juga dapat mengurangi risiko patah tulang.

3. Mencegah terjadinya gangguan ginjal

Saat terkena penyakit ginjal seperti gagal ginjal kronis, maka produksi vitamin D juga terganggu. Maka dari itu, vitamin D3 baik dari makanan maupun suplemen bisa mencegah terjadinya gangguan pada ginjal. Bahkan, untuk suplemen vitamin D3 bisa mencegah kondisi gagal ginjal yang memburuk.

4. Mengobati gangguan kelenjar paratiroid

Manfaat yang terakhir adalah bisa mengobati kelenjar paratiroid yang bermasalah. Kelenjar paratiroid merupakan kelenjar yang berfungsi untuk dapat mengatur kadar kalsium dalam tubuh. Jika kelenjar ini terganggu, maka vitamin D dan kalsium dalam tubuh akan semakin berkurang. Di sinilah peran vitamin D3 bekerja.

Demikian jenis-jenis vitamin D dalam tubuh dan manfaatnya. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan selalu jaga kesehatan.

Sayuran yang Mengandung Vitamin D

Sayuran yang Mengandung Vitamin D

Di dalam tubuh kita, vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin yang begitu penting. Vitamin yang satu ini dapat menjaga kesehatan tulang dan gigi agar tetap kuat, memaksimalkan otot jantung, paru-paru, dan juga otak. Bahkan untuk ibu hamil, vitamin D juga bermanfaat untuk kesehatan ibu dan calon bayi.

Untuk bisa mendapatkan sumber vitamin D, paling mudah melalui paparan sinar matahari di pagi hari. Oleh sebab itu, sangat disarankan agar selalu berjemur di pagi hari. Tidak perlu lama-lama, cukup 10 hingga 15 menit saja untuk berjemur.

Selain melalui cahaya matahari, kita juga bisa mendapatkan sumber vitamin D melalui makanan. Umumnya, vitamin D lebih banyak melalui makanan laut dan hewani. Namun, beberapa ada juga dari jenis sayuran. Nah, untuk lebih jelasnya inilah jenis-jenis sayuran yang mengandung vitamin D.

1. Jamur

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua jamur memiliki nutrisi seperti vitamin D. Jamur yang kaya akan sumber vitamin D adalah jenis jamur yang sering terkena sinar matahari dan tentunya layak dimakan. Contohnya ada pada jamur shitake dan jamur putih yang sudah disintesis vitamin D.

Di dalam jamur terdapat kandungan vitamin D sekitar 3 hingga 4% atau dalam satu porsinya ada sekitar 2.300 IU. Jumlah tersebut terbilang cukup banyak dan dapat memenuhi kebutuhan di dalam tubuh. Maka dari itu, sebaiknya konsumsi jamur cukup banyak namun tidak berlebihan.

2. Berbagai macam produk kedelai

Kacang kedelai termasuk salah satu sayuran yang banyak mengandung vitamin D. Selain dalam bentuk asli atau kacang kedelai, berbagai olahan lainnya pun juga memiliki sumber vitamin D yang cukup banyak. Contohnya seperti susu kedelai, tahu, dan tempe.

Untuk susu kedelai, terkandung vitamin D sebanyak 130 IU di dalam 245 gram. Jumlah tersebut cukup memenuhi kebutuhan vitamin D di dalam tubuh. Lalu, pada tahu dan tempe yang juga produk olahan kacang kedelai memiliki sumber vitamin D yang tidak kalah banyak.

Di dalam 100 gram tahu maupun tempe mengandung sekitar 157 IU vitamin D. Jika dilihat dari sisi kebutuhan vitamin D harian dalam tubuh, maka mengonsumsi tahu dan tempe bisa mendapatkan 26% dari totalnya. Jumlah tersebut bisa dikatakan cukup banyak.

3. Sereal dan oatmeal

Jenis olahan sayuran berikutnya yang mengandung vitamin D adalah sereal dan oatmeal. Makanan yang hampir mirip dengan gandum ini memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari serat, mineral, antioksidan, hingga vitamin D.

Jika kamu mengonsumsi setengah cangkir oatmeal saja, maka kamu sudah mendapatkan kandungan vitamin D sebanyak 136 IU. Maka dari itu, tidak mengherankan jika oatmeal sangat cocok untuk kamu yang tengah diet. Dengan begitu, kamu akan merasa kenyang lebih lama.

4. Brokoli

Jenis sayuran berikutnya adalah brokoli. Sayuran yang satu ini sangat banyak mengandung serat, kalsium, vitamin C, hingga vitamin D. Dengan banyaknya nutrisi tersebut, tubuh kita tidak hanya sehat, tetapi juga dapat terhindar dari serangan kanker. Brokoli juga cocok untuk kamu yang seorang vegetarian.

Demikian beberapa jenis sayuran yang mengandung vitamin D tinggi. Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa sayuran pun juga memiliki kandungan vitamin D. Untuk kamu yang merupakan seorang vegetarian, maka beberapa poin di atas bisa menjadi referensi terbaik. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat.

Penyakit Kekurangan Vitamin D

Penyakit Kekurangan Vitamin D

Pada dasarnya, seseorang yang kekurangan vitamin D tidak bisa terlihat secara jelas. Hal itu dikarenakan orang yang kekurangan vitamin D dalam takaran sedikit memiliki gejala hampir mirip dengan penyakit lainnya. Misalnya saja seperti demam, pusing, mual, dan sejenisnya.

Akan tetapi, ketika kekurangan vitamin D tersebut terlalu banyak, maka akibat yang ditimbulkan juga berbahaya, bahkan bukan tidak mungkin justru mengakibatkan kecacatan fisik. Beberapa penyakit yang ditimbulkan jika kekurangan vitamin D adalah sebagai berikut.

Penyakit Kekurangan Vitamin D pada Orang Dewasa

Pada orang dewasa, kekurangan vitamin D dalam taraf ringan adalah rasa lelah, nyeri secara sama-samar atau pegal, dan juga perasaan tidak enak pada badan. Akan tetapi, untuk gejala yang lebih berat, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan beberapa hal seperti berikut ini.

1. Osteomalacia

Penyakit osteomalasia merupakan kondisi ketika tulang tidak bisa mengeras sehingga sangat rentan tulang menjadi bengkok atau bahkan patah. Gejala seseorang yang terkena osteomalasia adalah nyeri pada beberapa bagian tubuh, khususnya di bagian punggung, panggul, pangkal paha, kaki, dan juga tulang rusuk.

Selain itu, saat berjalan seseorang yang terkena osteomalasia akan berjalan tidak lurus dan bahkan kesulitan saat berdiri maupun naik tangga. Dalam aktivitas harian pun tubuh akan sangat terasa lelah. Dalam jangka panjang, seseorang yang terkena osteomalasia bisa lumpuh.

2. Demensia

Demensia merupakan sebuah penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat serta cara berpikir.perlu diperhatikan bahwa demensia berbeda dengan pikun. Sebab, pikun adalah suatu perubahan kemampuan berpikir dan mengingat karena pertambahan usia. Berdasarkan penelitian, orang dewasa yang kekurangan vitamin D sangat rentan terhadap penyakit demensia dan juga penyakit alzheimer.

3. Skizofrenia

Skizofrenia merupakan sebuah gangguan mental yang terjadi pada seseorang dalam jangka waktu panjang. Gangguan tersebut bisa mengakibatkan halusinasi hingga delusi. Bisa dikatakan, gangguan yang satu ini lebih menyerang secara psikologis. Penyebab skizofrenia juga terjadi karena seseorang kekurangan vitamin D. Hal ini juga telah dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian di tahun 2014.

4. Penyakit jantung

Dalam sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa saat seseorang kekurangan vitamin D, maka dia berpotensi terkena penyakit jantung. Hal itu disebabkan telah ditemukan kekurangan vitamin D pada 70% pasien ketika melakukan angiografi koroner. Dari hasil tersebut, kita bisa simpulkan bahwa seseorang yang kekurangan vitamin D bisa menyebabkan penyakit berbahaya.

Penyakit Kekurangan Vitamin D pada Anak-anak

Selain orang dewasa, anak-anak bahkan bayi sekalipun bisa terkena penyakit karena kekurangan vitamin D. Untuk anak-anak sendiri, gejala kekurangan vitamin D biasanya tidak begitu nampak. Akan tetapi, saat sudah parah, baru bisa terlihat. Beberapa gejala yang akan terjadi saat anak-anak atau bayi kekurangan vitamin D adalah sebagai berikut.

1. Rakitis

Pada dasarnya, penyakit rakitis tidak jauh berbeda dengan osteomalasia pada poin sebelumnya. Pada kondisi ini, anak-anak akan mengalami nyeri di bagian tulang kaki, nyeri otot, dan juga lemah otot. Bahkan, anak-anak yang terkena rakitis pun kakinya bisa membentuk huruf “X” atau “O”.

2. Otot jantung melemah atau kardiomiopati

Kardiomiopati merupakan kelainan di bagian otot jantung. Seseorang yang terkena kardiomiopati akan sering lelah, nafas pendek, pusing, bahkan hingga nyeri di bagian dada. Salah satu penyebab anak terkena kardiomiopati adalah kekurangan vitamin D.

3. Gangguan pertumbuhan

Bagian terakhir adalah terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak. Hal ini berhubungan lagi dengan peran vitamin D tentang pertumbuhan tulang. Jika anak kekurangan vitamin D, maka tinggi badan hingga gigi akan terlambat. Hal ini perlu pengobatan yang cukup intensif.

Demikian beberapa penyakit yang ditimbulkan jika kekurangan vitamin D. Semoga bermanfaat.

Vitamin D untuk Ibu Hamil

Vitamin D untuk Ibu Hamil

Nutrisi untuk janin dan ibu hamil sangat diperlukan pada tubuh. Dengan begitu, kesehatan calon ibu dan juga sang buah hati dapat terjaga. Pada saat di dalam kandungan, berbagai makanan yang dikonsumsi si ibu akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin. Salah satu vitamin yang dibutuhkan adalah vitamin D.

Vitamin D sangat penting untuk semua orang dan juga ibu hamil. Sebab, vitamin D berperan penting dalam tumbuh kembang janin hingga kesehatan tulang ibu itu sendiri. Bahkan, vitamin D juga penting untuk beberapa organ tubuh lainnya seperti jantung, otot, dan juga otak.

Lalu, bagaimana dengan ibu hamil? Apakah vitamin D memiliki pengaruh pada ibu hamil dan janin? Yuk, ikuti ulasannya di bawah ini.

Pengaruh Vitamin D pada Ibu Hamil dan Janin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa saat Vitamin D meningkat, maka pertumbuhan janin semakin baik. Tidak hanya itu saja, bagian tulang juga terbangun dengan baik jika mendapatkan asupan vitamin D yang cukup. Hal itu sudah dapat menunjukkan seberapa penting vitamin D untuk ibu hamil dan janin.

Dari sisi kesehatan lainnya, vitamin D pada masa kehamilan dapat membantu tubuh agar dapat melawan infeksi dan juga mencegah sang ibu agar tidak mengalami diabetes. Dari penelitian juga disebutkan bahwa ibu yang tengah hamil dan kadar vitamin D-nya bertambah dapat membantu pertumbuhan bayi, khususnya di bagian tulang dan insulinnya.

Bahkan dari penelitian terbaru menunjukkan bahwa vitamin D memiliki hubungan dengan kesehatan plasenta. Padahal kita tahu sendiri bahwa plasenta memiliki peranan penting kehamilan. Sebab, di dalam plasenta terdapat nutrisi dan oksigen pada janin.

Penemuan tersebut juga berhubungan dengan preeklamsia. Pada ibu hamil dengan preeklampsia mempunyai masalah pada pengembangan pembuluh darah plasenta. Di sinilah vitamin D sangat berperan dalam membantu pengembangan pembuluh darah di plasenta.

Manfaat Vitamin D untuk Ibu Hamil dan Janin

Selain dari penjelasan di atas, ada juga manfaat lainnya dari vitamin D untuk ibu dan janin. Beberapa manfaat tersebut adalah sebagai berikut.

  • Dapat menjaga fungsi kerja otot pada janin.
  • Dapat membantu memelihara kekuatan tulang pada janin.
  • Mengoptimalkan tubuh agar dapat menyerap kalsium.
  • Membantu sistem kekebalan tubuh agar mudah terkena infeksi virus.
  • Dapat mencegah penyakit kanker.
  • Dapat mencegah bayi lahir cacat.
  • Membantu berat badan bayi tidak rendah saat lahir.
  • Mencegah permasalahan pernafasan pada bayi.
  • Pada ibu hamil tidak mengalami darah tinggi dan juga diabetes.

Jumlah asupan vitamin D pada ibu hamil dan janin
Jika mengikuti Institut of Medicine, sangat disarankan agar ibu hamil mendapatkan asupan vitamin D minimal sebanyak 600 hingga 4000 IU per hari. Meskipun begitu, ada juga anggapan lainnya yang mengatakan bahwa jumlah tersebut tidak cukup untuk mencegah penyakit lainnya.

Maka dari itu, perlu tambahan nutrisi lainnya selain vitamin D, yakni kalsium. Penggunaan kalsium juga dapat membantu kekuatan ibu hamil, khususnya ketika usia kehamilan mencapai enam bulan ke atas. Baik kalsium dan vitamin D sangat berkaitan dengan kesehatan ibu hamil maupun janin.

Penggunaan Suplemen Vitamin D pada Ibu Hamil

Saat ibu hamil memeriksakan kondisi kandungannya pada dokter, biasanya akan diberikan suplemen tambahan yang salah satunya mengandung vitamin D. Kamu bisa mencoba mengonsumsi suplemen D3-400 Tablet atau D3-1000 Tablet dari Pyfa Health. Tentunya gunakan suplemen tersebut sesuai resep dokter agar jumlah vitamin di dalam tubuh tidak berlebihan.

Demikianlah beberapa manfaat vitamin D untuk ibu hamil dan janin. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk pembaca dan terus jaga kesehatan.

Kelenjar Paratiroid

Apa Itu Kelenjar Paratiroid? Ini Fungsi dan Gangguannya

Kelenjar Paratiroid – Kelenjar paratiroid adalah salah satu jenis yang terdapat dalam setiap tubuh manusia. Kelenjar paratiroid sendiri dapat ditemukan di bagian leher, di dekat kelenjar tiroid. Kelenjar paratiroid merupakan kelenjar penghasil hormon paratiroid yang memainkan peran penting dalam mengatur kadar kalsium dalam darah. Jika kelenjar ini memiliki gangguan, maka akan berisiko terjadinya berbagai masalah …

Apa Itu Kelenjar Paratiroid? Ini Fungsi dan Gangguannya Selengkapnya »

Ciri-ciri Kekurangan Vitamin D

Ciri-ciri Kekurangan Vitamin D yang Mudah Dikenali

Ciri-ciri Kekurangan Vitamin D – Vitamin D adalah salah satu jenis vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. Apalagi, vitamin D ini sangat mudah didapatkan. Salah satunya adalah melalui sinar matahari langsung. Saat kita berjemur di pagi hari, sinar matahari akan diolah tubuh untuk menghasilkan vitamin D. Maka dari itu, jika kamu sangat jarang berjemur di pagi …

Ciri-ciri Kekurangan Vitamin D yang Mudah Dikenali Selengkapnya »

Gejala Kekurangan Vitamin D

6 Gejala Kekurangan Vitamin D yang Umum Terjadi

Gejala Kekurangan Vitamin D – Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin D memang tidak mudah terlihat. Meskipun begitu, tetap saja akan ada gejala yang sering dialami ketika kekurangan vitamin D. Mulai dari gejala yang terbilang ringan hingga berat bisa terjadi. Oleh sebab itu, pastikan kamu sudah mengetahuinya sejak awal. Berapa Kebutuhan Vitamin D Harian Setiap Orang? …

6 Gejala Kekurangan Vitamin D yang Umum Terjadi Selengkapnya »

Benarkah Vitamin D Bisa Cegah Virus Corona

Benarkah Vitamin D Bisa Cegah Virus Corona?

Benarkah Vitamin D Bisa Cegah Virus Corona? – Benarkah konsumsi vitamin D bisa cegah virus Corona? Kabar ini beredar beberapa waktu setelah virus Corona menyebar ke berbagai belahan dunia. Ada juga anjuran yang membiasakan berjemur di pagi hari untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin D tumbuh secara alami ketika seseorang menjemurkan tubuhnya di bawah sinar …

Benarkah Vitamin D Bisa Cegah Virus Corona? Selengkapnya »

Pentingnya Vitamin D untuk Penderita Covid-19

Pentingnya Vitamin D untuk Penderita Covid-19

Pentingnya Vitamin D untuk Penderita Covid-19 – Hingga Februari 2021, belum ditemukan obat yang pasti dapat melawan Covid-19. Di Indonesia maupun negara lain, orang-orang diminta menjaga kekebalan tubuhnya sehari-hari agar mampu melawan virus ini secara alami. Tidak jarang, para dokter merekomendasikan pasien untuk mengonsumsi vitamin. Menjelang akhir tahun lalu, vitamin D mulai ramai disebut sebagai …

Pentingnya Vitamin D untuk Penderita Covid-19 Selengkapnya »