• All-Product-Pyfahealth-1920-x-745-pxl

Vitamin C

Vitamin C – Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang cukup populer. Sebab, bukan rahasia umum lagi jika vitamin C bisa kamu dapatkan dari buah-buahan, terutama buah jeruk. Vitamin C juga bisa kamu dapatkan dari suplemen yang banyak beredar, baik dalam bentuk tablet hisap atau tablet yang langsung dilarutkan dalam air, hingga berbentuk minuman.

Berbagai jenis minuman dan vitamin sachet biasanya mengikuti warna jeruk. Kemasannya pun begitu, berwarna orange atau kuning. Jadi, vitamin C ‘lebih mudah dikenali’ dibandingkan vitamin lain.

Dosis vitamin C yang diperlukan oleh tubuh manusia itu setidaknya 75 hingga 90 mg setiap harinya. Tapi, jika kamu mengonsumsinya dengan dosis 500 mg per hari, itu masih tidak masalah karena masih dapat menjaga kesehatan tubuh. Memang kegunaan vitamin C ini beragam.

Kegunaan Vitamin C

Kegunaan Vitamin C

Apa saja kegunaan atau manfaat dari vitamin C ini sendiri? Simak berikut ini.

1. Manfaat vitamin C untuk kulit

Siapa yang tidak tahu manfaat vitamin C untuk kesehatan kulit? Dengan mengonsumsi vitamin C yang cukup, kesehatan kulit pun bisa terjaga, lho. Jika ada jaringan sel kulit yang rusak, vitamin C siap memperbaikinya. Prosesnya kira-kira begini.

Kulit membutuhkan zat antioksidan untuk menjaga kesehatannya. Tapi, kalau jumlahnya berlebihan akan menjadi boomerang. Ini mungkin sekali terjadi karena radikal bebas bisa datang dari polusi udara, pancaran sinar matahari berlebih, hingga racun-racun pada makanan. Vitamin C inilah yang akan bekerja menangkal radikal bebas berjumlah tinggi.

Selain untuk memperbaiki sel kulit rusak, vitamin C juga baik untuk mencegah penuaan dini. Vitamin C mendukung produksi kolagen yang berfungsi mencegah munculnya keriput, meremajakan kulit, menyembuhkan luka, mencerahkan warna kulit, hingga menghambat sel-sel kulit menua.

2. Menjaga kesehatan mata

Siapa sangka, tidak hanya vitamin A yang penting untuk mata, tapi juga vitamin C. Vitamin A memang berfungsi menjaga kesehatan mata kamu. Nah, vitamin C punya perannya sendiri, yaitu untuk mencegah terjadinya penyakit mata rabun, katarak, dan tumor mata.

3. Menekan risiko serangan jantung

Mengonsumsi vitamin C secara rutin dapat menekan risiko serangan jantung. Kandungan vitamin C dalam tubuh yang cukup, bisa mengurangi penebalan pembuluh darah arteri pada organ jantung. Peristiwa penebalan pembuluh darah itu adalah penyebab utama serangan jantung secara mendadak.

Serangan jantung tidak boleh kamu sepelekan, ya. Sebab, riset-riset menyebutkan serangan jantung merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia. Artinya semua orang, termasuk kamu, punya risiko mengalami serangan jantung jika tidak menjaga nutrisi tubuh.

4. Melawan sel kanker

Kanker adalah penyakit yang kerap membuat penderitanya menderita. Habis tenaga dan uang untuk pengobatan. Akan lebih baik kalau kamu berusaha mencegahnya. Mengonsumsi vitamin C dapat menjadi langkah baik, karena vitamin ini dapat melawan penyakit dan sel kanker melalui fungsinya yang membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Sumber Vitamin C

Sumber Vitamin C

Kebanyakan orang mengetahui bahwa vitamin C bisa didapatkan dari buah jeruk. Kenyataannya, buah jeruk bukan satu-satunya sumber vitamin C. Masih banyak pilihan makanan lain yang bisa kamu konsumsi sehari-hari. Misalnya saja sumber vitamin C yang bagus untuk daya tahan tubuh berikut ini.

1. Cabai merah

Beruntunglah untuk kamu si penyuka pedas, sebab makanan pedas juga bisa mengandung nutrisi seperti vitamin C. Kandungan vitamin C pada cabai merah juga cukup tinggi. Pada secangkir atau lebih kurang 80 gram cabai merah, terkandung sekitar 100 mg vitamin C. Psst, cabai merah termasuk jenis buah lho, bukan sayur-sayuran.

2. Strawberry

Strawberry termasuk buah yang bisa kamu ditemukan di supermarket besar. Buah ini kaya akan vitamin C dan antioksidan sekaligus. Kalau kamu memakan semangkuk atau 150 gram buah strawberry, kamu bisa memperoleh 90 miligram vitamin C.

3. Pepaya

Buah pepaya jauh lebih mudah ditemukan di berbagai tempat di Indonesia, daripada strawberry. Buah ini dipercaya dapat memperkuat daya tahan tubuh, menyehatkan saluran pencernaan, hingga mencegah penyakit kanker dan demensia. Sedangkan kandungan vitamin C-nya sendiri yaitu sekitar 90 miligram per semangkuk atau 150 gram buah pepaya.

4. Brokoli

Sayur brokoli mengandung 80 miligram vitamin C dalam setiap mangkuk saji. Tapi, jumlahnya akan berkurang setelah dimasak, yaitu menjadi 50 miligram. Meski begitu, tidak menghilangkan sama sekali kadar vitamin ini, ya.

5. Bayam

Kalau kamu pernah menonton kartun Popeye, kamu pasti tahu jika mengonsumsi sayur bayam akan membuat seseorang menjadi kuat. Pada dasarnya, ini terjadi karena bayam mengandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh, termasuk vitamin C. Pada semangkuk atau sekitar 30 gram bayam, terdapat 8,5 mg vitamin C.

Akibat Kekurangan Vitamin C

Akibat Kekurangan Vitamin C

Vitamin C sebegitu pentingnya untuk tubuh. Ada akibat-akibat tertentu yang bisa kamu alami kalau kekurangan vitamin C di antaranya sebagai berikut.

  • Jika terluka, lama sembuhnya.
  • Kulit memar-memar.
  • Sariawan atau gusi berdarah.
  • Mimisan.
  • Mudah sakit.
  • Kulit kasar dan kering.
  • Rambut rontok dan kering.

Dampak yang paling mengganggu dari kurangnya vitamin C adalah tubuh menjadi mudah sakit, karena kekebalan tubuh berkurang. Karena itu, konsumsi vitamin C alami secara teratur, ya.

Makanan yang Mengandung Vitamin C

Makanan yang Mengandung Vitamin C

Berbicara tentang vitamin C, mungkin kita akan lebih akrab dengan buah jeruk. Memang saat kita melihat di berbagai iklan suatu produk, buah jeruk selalu berkaitan dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Padahal, masih banyak sumber makanan lainnya yang memiliki kandungan vitamin C.

Mungkin kamu juga sudah tahu bahwa vitamin C memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Contohnya seperti menjaga tubuh dari serangan penyakit hingga dapat meremajakan kulit. Beberapa sumber makanan yang memiliki kandungan vitamin C adalah berikut ini.

Buah yang memiliki sumber vitamin C

Poin pertama adalah buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C. Untuk orang dewasa sendiri, jumlah vitamin C yang harus dikonsumsi adalah 75 hingga 90 mg. Beberapa contoh vitamin C yang sangat tinggi adalah sebagai berikut.

1. Jambu biji

Mungkin banyak yang tidak tahu jika jambu jenis biji memiliki kandungan vitamin C cukup banyak. Di dalam jambu biji, rata-rata memiliki kandungan vitamin C sebanyak 126 mg. Selain vitamin C, di dalam jambu biji juga terdapat antioksidan lycopene. Dengan adanya zat tersebut, dapat menurunkan tekanan darah serta kolesterol pada tubuh.

2. Pepaya

Buah selanjutnya adalah pepaya. Di dalam satu mangkuk pepaya atau sekitar 150 gram terdapat sekitar 90 mg vitamin C. Dengan jumlah tersebut, bisa dikatakan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Dengan memakan buah pepaya, maka dipercaya dapat mencegah terjadinya demensia dan juga kanker. Ditambah lagi, dengan adanya vitamin C, maka pepaya juga bisa memberikan kekuatan pada daya tahan tubuh.

3. Stroberi

Buah-buahan yang banyak disukai ini memiliki kandungan vitamin C yang banyak. Di dalam satu mangkuk yang berisi sekitar 150 gram buah stroberi memiliki kandungan vitamin C sebanyak 90 mg. Ditambah lagi, di dalam stroberi terkandung antioksidan yang sangat tinggi yang berisi antosianin. Bisa dikatakan, antosianin merupakan zat alami pada buah-buahan maupun sayuran.

4. Kiwi

Buah kiwi juga memiliki kandungan vitamin C yang juga banyak. Di dalam satu buah kiwi terdapat vitamin C sekitar 71 mg. Jika ditambahkan pada kebutuhan vitamin C harian, makan buah kiwi ini menampung sekitar 79%. Dari sana kita tahu bahwa buah kiwi bisa memenuhi kebutuhan vitamin C pada tubuh. Manfaat lainnya dari buah kiwi adalah dapat mengurangi stres oksidatif sehingga dapat menurunkan kolesterol. Selain itu, buah kiwi juga bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas pada sel darah putih hingga 20%.

Sayuran yang mengandung vitamin C

Tidak hanya buah, di dalam sayuran pun ada sumber vitamin C. Beberapa jenis sayuran itu adalah sebagai berikut.

1. Brokoli

Di dalam satu mangkuk brokoli hijau terdapat kandungan vitamin C sebesar 80 mg. Jika kamu memasak brokoli ini memang kandungan vitamin C bisa berkurang sekitar 50 mg. Namun, jumlah tersebut masih bisa memenuhi kebutuhan tubuh.

2. Kembang kol

Sayuran selanjutnya yang memiliki kandungan vitamin C tinggi adalah kembang kol. Meskipun secara isi tidak sebanyak brokoli, kembang kol memiliki kandungan vitamin C yang cukup banyak. Tercatat ada sekitar 50 mg vitamin C di dalam semangkuk kembang kol mentah.

3. Bayam

Bayam merupakan salah satu sayuran yang memiliki banyak serat untuk tubuh. Selain itu, di dalam bayam pun terkandung vitamin C yang cukup banyak. Untuk satu mangkuk bayam yang setara 30 gram, kandungan vitamin C di dalamnya mencapai 8,5 mg. Selain itu, pada bayam juga terkandung nutrisi lainnya seperti vitamin K, vitamin A, folat, kalium, serta zat besi.

Manfaat Vitamin C untuk Kulit Wajah

Manfaat Vitamin C untuk Kulit Wajah

Saat kita mendengar atau membaca tentang vitamin C, maka pikiran kita akan tertuju pada vitamin untuk stamina tubuh. Memang hal tersebut tidak sepenuhnya salah mengingat vitamin C lebih banyak dikenalkan sebagai vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Akan tetapi, tahukah kamu jika vitamin C juga baik untuk kesehatan kulit wajah?

Hal ini mungkin cukup mengejutkan beberapa orang. Namun, dalam beberapa peneliatan menunjukan jika vitamin C juga bermanfaat untuk wajah. Oleh sebab itu, di dalam beberapa produk kecantikan cukup banyak yang mencantumkan vitamin C di dalamnya.

Manfaat Vitamin C untuk Wajah

Kira-kira, apa saja manfaat vitamin C untuk wajah? Yuk, ikuti pembahasannya di bawah ini.

1. Menjaga kulit dari sinar matahari

Di dalam kandungan vitamin C terdapat antioksidan yang cukup kuat. Dengan senyawa tersebut digunakan pada kulit dapat merawat dan juga mengatasi berbagai masalah kulit yang berhubungan dengan pancaran sinar matahari. Kandungan antioksidan di dalam vitamin C mampu melawan radikal bebas yang sudah dikenal sebagai penyebab kulit rusak.

2. Memberikan kecerahan pada kulit wajah

Salah satu alasan para wanita membeli produk kecantikan adalah memberikan kecerahan pada wajah. Nah, di dalam vitamin C ternyata memiliki zat untuk membuat kulit wajah kembali cerah. Pada dasarnya, vitamin C memang dapat menghambat kinerja melanosit. Untuk kamu yang belum tahu, melanosit adalah sel yang membuat warna gelap pada kulit.

Maka dari itu, untuk kamu yang ingin kulitnya cerah dan tidak tampak gelap, carilah produk kecantikan yang memiliki bahan dasar vitamin C. Di dalam beberapa penelitian pun telah mengujinya sehingga kini banyak digunakan pada produk kecantikan.

3. Dapat mengencangkan kulit

Masalah penuaan juga merupakan musuh yang kerap dihadapi oleh para wanita. Ternyata, di dalam vitamin C terkandung senyawa atau zat untuk mengenyalkan kulit wajah. Senyawa pada vitamin C dapat meningkatkan biosintesis kolagen pada kulit, termasuk wajah. Hal itulah yang membuat kulit bisa menjadi lebih kenyal seperti tidak mengalami penuaan.

Tidak hanya itu saja, di dalam vitamin C juga turut membantu menghilangkan kerutan-kerutan pada kulit wajah karena pengaruh usia. Di sinilah vitamin C juga turut memberikan nutrisi tambahan untuk kulitmu.

Penggunaan Serum Vitamin C

Salah satu cara untuk mendapatkan khasiat vitamin C adalah melalui serum. Bisa dikatakan, serum merupakan sebuah produk untuk perawatan kulit yang dapat dipakai secara rutin. Di dalam serum sendiri terdapat kandungan vitamin C yang ditambahkan dengan konsentrasi tinggi. Dengan begitu, nutrisi dalam vitamin C bisa diserap lebih cepat pada kulit.

Namun, untuk menggunakan serum vitamin C tidak bisa sembarangan seperti kamu konsumsi makanan biasa. Perlu ada anjuran dari dokter bila perlu agar kandungan di dalam vitamin C tersebut tidak memberikan efek buruk pada kulit. Selain itu, konsultasi pada ahli kecantikan juga sangat diperlukan agar khasiat pada serum vitamin C bisa didapatkan lebih maksimal.

Manfaat Vitamin C untuk Kulit

Jika kamu memanfaatkan serum vitamin C pada kulit, maka manfaat yang bisa didapatkan adalah sebagai berikut.

  • Merangsang pembentukan kolagen baru dalam tubuh.
  • Dapat mencerahkan kulit.
  • Melindungi kulit dari pancaran sinar UV berlebihan.
  • Melembabkan dan juga memperbaiki kulit yang mengering.
  • Mengurangi adanya kerutan.

Itulah beragam manfaat vitamin C untuk wajah. Selanjutnya, ketahui juga efek samping penggunaan vitamin C yang berlebihan pada poin berikutnya.

Efek Samping Vitamin C

Efek Samping Vitamin C

Vitamin C mungkin merupakan vitamin yang paling populer. Banyak orang menyebut, kalau kamu sedang tidak enak badan, perbanyak konsumsi vitamin C. Pada masa pandemi Covid-19 misalnya, saran untuk rutin mengonsumsi vitamin C cukup sering didengar.

Sebenarnya, apa saja sih manfaat vitamin C? Apa betul dapat mengembalikan stamina seseorang? Sebagai gambaran awal, vitamin C termasuk antioksidan memang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Simak manfaat vitamin C berikut ini.

1. Memelihara daya tahan tubuh

Nah, betul seperti yang sudah disinggung di awal, vitamin C dapat memelihara daya tahan tubuh. Konsumsi vitamin C yang cukup akan membantu tubuhmu pulih dengan cepat ketika kamu sakit. Asupan vitamin C yang rutin akan mencegah tubuh mudah terserang penyakit.

2. Melindungi sel tubuh dari radikal bebas

Vitamin C sebagai antioksidan mampu melawan gangguan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah kerusakan yang timbul. Radikal bebas dapat dengan mudah merusak sel sehat dalam tubuh dan bahkan membunuhnya. Mudah kalau tidak ada vitamin C yang melawannya, seperti dengan memperbaiki antioksidan lain agar dapat berperang dengan radikal bebas.

3. Mengurangi risiko anemia

Anemia dapat membuat kamu merasa mudah lelah, sebab kamu kekurangan sel darah merah. Kamu kekurangan nutrisi dan oksigen yang seharusnya tersebar merata ke seluruh tubuh. Vitamin C membuat tubuhmu lebih mudah menyerap zat besi yang dapat memproduksi hemoglobin, lalu mengedarkannya bersama oksigen ke seluruh tubuh.

4. Mengobati flu

Covid-19 erat sekali kaitannya dengan flu. Alasan mengapa konsumsi vitamin C dianjurkan selama pandemi, karena vitamin ini dapat mengobati atau mencegah flu. Setidaknya, nutrisi ini membantu mengurangi durasi penyakit flu yang kamu derita.

5. Menjaga kesehatan kulit

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah kemampuan vitamin C mendorong produksi kolagen. Kolagen ini bahan yang dibutuhkan kulit untuk menyembuhkan luka, mencegah keriput, hingga memperlambat proses penuaan. Bahkan, vitamin C juga dapat mencerahkan kulit, karena itu orang yang ingin kulitnya putih kerap menyuntikan kulitnya dengan vitamin C.

Mengetahui kebaikan dari suatu nutrisi memang sangat baik. Dengan begitu, kamu bisa mengoptimalkan manfaat dari nutrisi tersebut, terutama pada saat-saat yang dibutuhkan. Seperti halnya vitamin C, mampu memulihkan kondisi tubuh ketika kamu sedang sakit.

Tapi hati-hati, ada efek samping vitamin C kalau kamu mengonsumsinya berlebihan. Jadi, konsumsi vitamin C yang baik adalah secukupnya, bukan sebanyak-banyaknya. Beberapa kondisi yang dapat kamu alami, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Mual dan muntah.
  • Nyeri ulu hati.
  • Kram dan sakit perut.
  • Diare.
  • Batu ginjal.
  • Sakit kepala.
  • Insomnia.

Rasa sakit perut yang terjadi secara berkala, bisa dialami oleh ibu hamil. Penyebabnya adalah kelebihan vitamin C tadi. Kalau kamu mengalami gejala ini, cobalah konsultasikan dengan dokter. Karena ada risiko kelahiran bayi prematur jika efek samping vitamin C ini dibiarkan begitu saja.

Lalu, bagaimana dengan batu ginjal? Efek samping vitamin C yang satu ini terdengar cukup mengancam, ya? Padahal, niat kamu meminum vitamin C sebanyak-banyaknya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh.

Nah, perlu kamu ketahui, kelebihan vitamin C memang bukan penyebab utama batu ginjal. Tapi, hal ini memang dapat terjadi pada kasus tertentu. Vitamin C yang terlalu banyak mengganggu proses ekskresi dalam urin. Inilah awal mula batu ginjal dapat kamu alami.

Dosis Vitamin C yang Disarankan

Pada kondisi normal, rata-rata orang dewasa memerlukan sekitar 90 mg vitamin C per hari atau setara dengan 2 buah jeruk. Tapi, perlu kamu catat, kebutuhan vitamin C setiap orang itu berbeda-beda, tergantung dari usia dan jenis kelamin seseorang. Berikut informasi penting soal dosis vitamin C yang disarankan untuk kamu.

Untuk jenjang usia di bawah ini, belum ada pembagian berdasarkan jenis kelamin. Artinya, berlaku untuk pria ataupun wanita.

  • Usia 1-3 tahun: 15 mg.
  • Usia 4-8 tahun: 25 mg.
  • Usia 9-13 tahun: 45 mg.
  • Usia 14-18 tahun: 65-75 mg.

Untuk usia 19 tahun ke atas, mulai ada pembagian jenis kelamin dan kebutuhan tambahan, seperti berikut ini.

  • Wanita dewasa: 75 mg
  • Pria dewasa: 90 mg
  • Ibu hamil: 85 mg
  • Ibu menyusui: 120 mg

Sekarang tinggal bagaimana kamu bijak dalam mengonsumsi vitamin C. Jangan dulu takut kelebihan, khawatir juga kalau kamu kekurangan vitamin C. Efek samping vitamin C bisa kamu tangani segera setelah kamu mengalami gejala-gejala gangguan tubuh seperti mual sampai diare tadi.

Minuman yang Mengandung Vitamin C

Minuman yang Mengandung Vitamin C

Terdapat banyak jenis makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, kali ini kita akan secara khusus membahas jenis minuman apa saja yang kaya akan vitamin C.

Kandungan vitamin C pada makanan dan minuman memang memiliki fungsi untuk tingkatkan daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan karena vitamin C berperan sebagai zat antioksidan sehingga tubuh tak mudah terserang penyakit.

Nah, untuk mendapatkan manfaat kebaikan dari vitamin, Kamu dapat mengonsumsi jenis minuman berikut ini.

1. Jus buah

Buah-buahan memang menjadi sumber utama vitamin C, maka minuman jus buah bisa jadi salah satu alternatif apabila kamu bosan makan buah secara langsung. Kamu dapat membuat jus dengan memilih buah-buahan yang kandungan vitamin C-nya tinggi. Hal ini penting karena berfungsi sebagai zat antioksidan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Jenis buah yang mengandung vitamin C sendiri yaitu seperti citrus, stroberi, kiwi, nanas, bahkan semangka. Selain memiliki rasa yang segar, kamu dapat mendapatkan manfaat vitamin C jika mengonsumsinya.

2. Teh herbal

Teh sudah dikenal sejak lama memiliki banyak kebaikan untuk tubuh. Minuman teh herbal yang terbuat dari daun teh alami terbukti mengandung zat antioksidan tinggi khususnya pada jenis teh hijau dan matcha.

Bukan hanya jenis teh herbal dari tumbuhan teh, teh herbal yang terbuat dari aromatik dan rempah-rempah juga bisa digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh karena memiliki kandungan vitamin C. Teh herbal dapat terbuat dari daun mint, daun basil, rosemary, hingga bawang putih.

3. Kombucha

Jenis teh fermentasi yang disebut dengan kombucha merupakan salah satu minuman dengan kandungan vitamin C alami. Kombucha memiliki beragam kandungan mulai dari asam asetat, folat, asam amino esensial, vitamin B (B1, B6, dan B12), serta vitamin C. Kandungan vitamin C pada kombucha berfungsi sebagai antioksidan penting bagi kulit, tulang, dan jantung.

4. Lemonade

Selain menyegarkan minuman yang terbuat dari lemonade ini juga mengandung vitamin C yang tinggi. Buah lemon memang sudah dikenal sebagai salah satu jenis buah citrus mengandung vitamin C tinggi. Karena vitamin C yang tinggi tentu buah ini memiliki zat antioksidannya tinggi.

Kamu dapat mengonsumsi lemonade tanpa mencampurkan soda agar lebih sehat. Minuman yang berasal dari Amerika Utara dan India juga cukup populer di Australia dan Inggris sebagai minuman di musim panas.

5. Jus sayuran

Bukan hanya dari buah-buahan sumber vitamin C lainnya adalah sayur-sayuran. Kamu dapat meminum jus sayuran yang tak hanya mengandung vitamin C tapi juga tinggi serat sehingga baik untuk pencernaan.

Untuk membuat jus sayur yang kaya vitamin C, pilih sayuran hijau seperti bayam, brokoli, hingga kale. Pasalnya, tiga sayuran hijau tersebut juga masuk ke dalam superfood yang punya banyak khasiat penting untuk tubuh.

Kamu juga dapat membuat jus tomat dan timun juga bisa dibuat jus sayuran untuk meningkatkan imunitas tubuh karena kaya akan vitamin C.

Nah, itulah tadi beragam jenis minuman yang kaya akan vitamin C. Bagi kamu yang ingin mendapatkan manfaat dari asupan vitamin C alami, tak perlu lagi untuk memasukan daftar minuman di atas ke dalam menu harianmu. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C seperti Damuvit dan Damuvit C-1000 dari Pyfa Health. Karena rutin mengonsumsi vitamin C baik untuk menjaga imunitas tubuh.

Kebutuhan Vitamin C Per Hari

Kebutuhan Vitamin C Per Hari

Tubuh membutuhkan banyak nutrisi untuk berkembang dan bekerja secara optimal. Walaupun kebutuhan akan nutrisi ini beragam, ada beberapa jenis asupan yang penting untuk kamu pahami. Salah satunya adalah asupan vitamin C pada tubuh.

Banyak orang mengenal vitamin C sebagai nutrisi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jika kamu kelelahan, mengonsumsi vitamin C akan memulihkan tenagamu. Kalaupun tidak kelelahan, vitamin C akan menjaga kualitas sistem imun tubuh dalam melawan berbagai serangan penyakit.

Manfaat Vitamin C

Kamu perlu memenuhi kebutuhan vitamin C per hari. Tapi, sebelum itu, kamu perlu mengenal vitamin C dengan lebih mendalam. Kamu perlu memahami kalau vitamin C adalah nutrisi yang esensial bagi tubuh. Inilah beberapa manfaat vitamin C.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Manfaat vitamin C yang pertama adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi. Dari sinilah, vitamin C mendukung kerja optimal sistem kekebalan tubuh.

Mengonsumsi vitamin C akan menguatkan tubuh kamu dengan mencegah datangnya penyakit musiman seperti pilek dan batuk. Ketika kamu kelelahan, vitamin ini juga membantu mengembalikan energimu. Dan lagi, jika kamu terluka, vitamin C mampu mempercepat proses penyembuhannya.

2. Menjaga kesehatan tulang hingga jantung

Lebih spesifik lagi, vitamin C dapat merawat atau menjaga kesehatan tulang kamu. Berbagai jenis tulang termasuk tulang rawan hingga gigi.

Di sisi lain, vitamin C juga dipercaya dapat mencegah penyakit stroke dan serangan jantung, yaitu dengan memelihara kerja organ jantung dan pembuluh darah di seluruh tubuh.

3. Vitamin C merupakan antioksidan

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang dapat menjadi penyebab penyakit. Antioksidan ini bisa diperoleh dari vitamin C. Vitamin C akan melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan.

4. Memproduksi kolagen

Selanjutnya, vitamin C juga akan mendorong tubuh memproduksi kolagen. Kolagen adalah protein yang berguna dalam proses penyembuhan suatu luka. Di sisi lain, untuk penampilan, vitamin C juga bermanfaat dalam memperlambat proses penuaan pada kulit, dengan menjaga keremajaannya, mencegah keriput muncul, bahkan dapat mencerahkan kulitmu.

Berapa Kebutuhan Vitamin C Per Hari?

Kebutuhan vitamin C per hari tergantung pada usia seseorang. Karenanya, kebutuhan vitamin C seseorang bisa saja berbeda dengan orang lainnya. Di bawah ini batas maksimal vitamin C yang baik diterima oleh tubuh.

  • Usia 1-3 tahun: 400 mg per hari.
  • Usia 4-8 tahun: 650 mg per hari.
  • Usia 9-13 tahun: 1200 mg per hari.
  • Usia 14-18 tahun: 1800 mg per hari.
  • Usia di atas 19 tahun: 2000 mg per hari.

Itu untuk batas maksimalnya. Tapi untuk asupan optimalnya, sebetulnya bisa lebih diperinci seperti berikut ini.

Kebutuhan optimal vitamin C untuk usia bayi dan anak:

  • Usia 0-6 bulan: 40 mg per hari.
  • Usia 7-12 bulan: 50 mg per hari.
  • Usia 1-3 tahun: 15 mg per hari.
  • Usia 4-8 tahun: 25 mg per hari.
  • Usia 9-13 tahun: 45 mg per hari.

Kebutuhan optimal vitamin C untuk usia dewasa:

  • Pria dengan usia 14-18 tahun membutuhkan 75 mg per hari, sedangkan jika usianya di atas 19 tahun maka kebutuhannya 90 mg per hari.
  • Wanita dengan usia 14-18 tahun membutuhkan 65 mg per hari, tapi di atas 19 tahun memerlukan 75 mg per hari.
  • Ibu hamil membutuhkan 80-85 mg per hari.
  • Ibu menyusui membutuhkan sekitar 115-120 mg per hari.
  • Kalau kamu perokok, kamu membutuhkan tambahan vitamin C 35 mg per hari.

Itulah kebutuhan vitamin C per hari secara umum. Secara khusus, vitamin C juga tersedia dalam suplemen berbentuk tablet dan suntikan. Ini dosis yang perlu juga kamu ketahui.

Vitamin C tablet:

  • Anak-anak membutuhkan 100 mg per hari, tapi sebaiknya dibagi dalam 3 dosis.
  • Orang dewasa memerlukan 250 mg per hari, dan sebaiknya terbagi dalam 4 dosis.

Vitamin C suntik:

  • Anak dengan usia 5 bulan sampai 1 tahun memerlukan 50 mg per hari.
  • Anak dengan usia 1 tahun sampai 11 tahun membutuhkan 100 mg per hari.
  • Anak dengan usia lebih dari 11 tahun perlu 200 mg per hari.
  • Orang dewasa setidaknya membutuhkan 200 mg per hari.

Sesuaikan konsumsi dengan kebutuhan vitamin C per hari, ya. Perhatikan usia, jenis kelamin, hingga bentuk vitamin C yang kamu berikan pada tubuh. Untuk suplemen vitamin C, Damuvit dan Damuvit C-1000 dari Pyfa Health bisa menjadi pilhan untuk kamu.

Makanan yang Mengandung Vitamin C

Makanan yang Mengandung Vitamin C

Vitamin C termasuk nutrisi paling populer yang dibutuhkan tubuh. Bagaimana tidak? Vitamin ini sering menjadi pilihan terbaik untuk mengembalikan daya tahan tubuh yang melemah, karena kamu terserang penyakit atau sekadar kelelahan.

Untuk memperoleh vitamin C ini pun tidak lah sulit. Banyak makanan yang mengandung vitamin C secara alami. Sebut saja jeruk, buah berwarna orange yang mudah ditemukan di Indonesia.

Melalui jeruk, yang mana artinya dengan mengonsumsi vitamin C, seperti sudah disebutkan sebelumnya, daya tahan tubuhmu akan meningkat. Vitamin C juga bisa berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel akibat serangan radikal bebas.

Tapi, vitamin C tidak hanya dapat diserap dari jeruk. Di bawah ini adalah beberapa pilihan lain makanan yang mengandung vitamin C cukup tinggi.

1. Kangkung

Tidak sulit mendapatkan sayur kangkung di negara ini. Mungkin hampir semua warung sayur atau pasar, menyediakan kangkung untuk kamu olah sendiri di dapurmu.

Kangkung termasuk makanan yang mengandung vitamin C. Dan sekaligus, ada juga vitamin K dan vitamin A yang dapat diserap dari sayuran ini. Setidaknya, untuk vitamin C, terdapat 80,4 mg dalam ukuran satu cangkir kangkung.

2. Cabai merah

Cabai merah juga bisa menjadi pilihan makanan yang mengandung vitamin C untuk dikonsumsi. Kandungan vitamin C dalam cabai merah bahkan lebih tinggi dari kangkung. Untuk setengah cangkir saja cabai merah, terdapat 107,8 mg kandungan vitamin C.

3. Brokoli

Selanjutnya ada brokoli. Sayuran atau makanan yang mengandung vitamin C cukup tinggi juga. Dalam seporsi brokoli, setidaknya ada 132 mg vitamin C yang bisa kamu serap. Belum lagi ada tambahan serat dan nutrisi lain yang dipercaya dalam memperlancar sistem pencernaan dan menurunkan resiko penyakit kanker.

4. Bunga kol

Ada juga sayuran yang mirip brokoli, tapi warnanya lebih pucat. Kemiripan tak hanya tampak luar, tapi juga dari segi nutrisi di dalamnya.

Bunga kol termasuk makanan yang mengandung vitamin C juga. Dalam ukuran seporsinya, kamu bisa memperoleh sekitar 127,7 mg kandungan vitamin C.

5. Paprika

Makanan yang mengandung vitamin C lainnya adalah paprika. Baik paprika merah maupun paprika hijau, keduanya akan memberikan manfaat serupa. Walaupun paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi daripada paprika hijau.

Dalam ukuran satu cangkir paprika merah yang dicincang, terdapat 190 mg vitamin C. Kalau untuk paprika hijau yang dicincang dalam satu cangkir, mengandung 120 mg vitamin C. Meskipun lebih sedikit, tapi tetap baik dikonsumsi tubuh karena mengandung nutrisi lain yang tidak kalah penting untuk tubuh, seperti serat.

6. Stroberi

Selanjutnya, mari membahas buah, pilihan makanan lain yang mengandung vitamin C. Ada buah stroberi yang rasanya menyegarkan dan manfaatnya sangat baik untuk tubuh.

Kalau kamu mengonsumsi secangkir stroberi saja, kamu akan mendapatkan 84,7 mg kandungan vitamin C. Ditambah lagi ada asam folat dan senyawa lain yang akan memutihkan gigi kamu dan menjaga kesehatan jantung.

7. Mangga

Kalau kamu kurang suka stroberi, mangga bisa menjadi alternatif pilihan makanan yang mengandung vitamin C. Manfaatnya tidak kalah dari buah stroberi.

Di dalam buah mangga, terdapat kandungan serta, vitamin A yang baik untuk mata, dan vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Satu buah mangga bisa mengandung 122,3 mg vitamin C.

8. Pepaya

Makanan yang mengandung vitamin C lainnya adalah pepaya. Jika kamu mengonsumsi pepaya sekitar satu cangkir saja, maka akan memberikan 88,3 mg kandungan vitamin C. Dari manfaat, pepaya akan menguatkan tulangmu, mencerahkan penampilan kulit, hingga membersihkan sinus.

Kekurangan Vitamin C Mengakibatkan...

Kekurangan Vitamin C Mengakibatkan…

Vitamin C adalah nutrisi yang mudah kamu dapatkan. Baik dari makanan alami seperti jeruk dan stroberi, ataupun suplemen-suplemen tambahan.

Meski begitu, bukan berarti tubuh akan mengalami kekurangan vitamin C. Ini bisa terjadi kalau kamu benar-benar tidak memperdulikan asupan gizi sehari-hari yang masuk ke tubuh. Sebelum membahas bahaya kekurangan vitamin C, mari kita telusuri beberapa manfaatnya.

Manfaat Vitamin C

Vitamin C termasuk jenis nutrisi yang larut dalam air. Karena sifatnya yang larut dalam air ini, tubuh akan mudah mengontrol jika terjadi kelebihan. Vitamin C yang berlebih dapat dibuang tubuh melalui urin.

Yang jadi masalah yaitu jika kekurangan vitamin C. Tubuh tidak akan memperoleh manfaat-manfaat seperti bagaimana vitamin ini menjaga daya tahan tubuhmu. Vitamin C akan membantu tubuh menyerap zat besi yang berguna dalam produksi sel darah merah.

Di sisi lain, vitamin C juga menunjang kesehatan otot dan juga tulang. Ada juga manfaatnya terutama bagi penampilan, yaitu menyehatkan mata dan kulit. Untuk kulit, vitamin C membantu dalam proses pembentukan kolagen.

Bahaya Kekurangan Vitamin C

Jangan meremehkan peran vitamin C untuk menunjang kesehatan tubuhmu. Kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan banyak gangguan kesehatan, di antaranya sebagau berikut.

1. Luka sulit sembuh

Manfaat vitamin C yang perlu kamu ingat adalah perannya dalam membantu tubuh menyembuhkan luka. Jika terbentuk luka di kulit, vitamin C akan mendorong produksi kolagen dengan cepat. Kolagen ini akan menghasilkan jaringan kulit yang baru, yang akan menutupi luka kulit.

Kekurangan vitamin C mengakibatkan luka menjadi sulit sembuh. Atau, dalam hal ini, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan luka. Katakanlah jika luka kecil sembuh dalam 3 hari, tubuh yang kekurangan vitamin C membutuhkan waktu 5 hari atau lebih dari itu.

2. Menyebabkan sariawan dan gusi berdarah

Kekurangan vitamin C mengakibatkan masalah di sekitar mulutmu. Hal yang paling sering terjadi adalah munculnya sariawan atau gusi berdarah. Mungkin terdengar sederhana, tapi kondisi ini akan membuatmu tidak nyaman.

Sariawan dan gusi berdarah bahkan bisa menurunkan nafsu makanmu. Akibatnya, kamu tidak hanya mengalami kekurangan vitamin C, tapi bisa saja kekurangan nutrisi lainnya. Gusi yang mengalami gangguan dan munculnya sariawan, disebabkan produksi kolagen tidak berjalan dengan baik.

3. Mengalami kulit kering dan kasar

Vitamin C bermanfaat sangat baik bagi kulit. Kalau kamu perhatikan, banyak produk perawatan kulit yang menawarkan kandungan vitamin C untuk menjaga kesehatan kulitmu.

Secara khusus, vitamin C ini dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan radiasi sinar UV. Kekurangan vitamin C mengakibatkan fungsi perlindungan ini menurun, selanjutnya kulit akan mengering dan juga terasa kasar.

4. Kulit mudah memar

Vitamin C bermanfaat menjaga kesehatan jantung dan juga pembuluh darah. Kekurangan vitamin C mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah.

Pembuluh darah khususnya pembuluh kapiler, menjadi lemah dan rentan pecah karena kurangnya vitamin C dalam tubuh. Hal ini membuat kulitmu menjadi mudah memar.

5. Rentan sakit

Kekurangan vitamin C mengakibatkan tubuh kamu rentan terkena serangan penyakit. Ini berkaitan dengan fungsi utama vitamin C yaitu untuk menjaga daya tahan tubuh.

Kurangnya vitamin C membuat sistem imun tidak terpelihara dengan optimal. Sistem imun yang melemah ini yang kemudian membuat tubuh kesulitan melawan patogen dan serangan penyakit lainnya.

6. Mengalami mimisan

Salah satu gejala tubuh sedang melemah kesehatannya adalah mimisan. Nah, kekurangan vitamin C mengakibatkan tubuh sangat mungkin mengalami gangguan kesehatan ini.

Mimisan dapat terjadi jika pembuluh darah kapiler yang berada di bagian hidung itu pecah. Pembuluh kapiler bisa pecah karena vitamin C tidak mampu menjaga kesehatan dan kualitas, sebagaimana seharusnya.

7. Rambut rontok dan kering

Kekurangan vitamin C mengakibatkan penampilan indahmu terganggu. Bukan hanya kulit, rambut kamu pun bisa menjadi tampak kering dan mudah untuk rontok.

Rambut rontok dan kering timbul karena tubuh kekurangan zat besi yang mampu menguatkan rambut. Zat besi ini seharusnya dapat lebih mudah terserap tubuh jika tubuh memiliki vitamin C yang cukup.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, kamu bisa mengonsumsi makanan-makanan sehat dan suplemen tambahan. Suplemen tambahan ini bisa kamu dapatkan dari Damuvit atau Damuvit C-1000 yang disediakan oleh Pyfa Health.

Sayuran yang Mengandung Vitamin C

Sayuran yang Mengandung Vitamin C

Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Salah satunya adalah sifat antioksidan yang berguna untuk melawan radikal bebas penyebab kanker, penyakit jantung, dan penuaan dini. Tak hanya itu saja, vitamin C juga bermanfaat untuk memperbaiki dan memelihara tulang dan gigi, serta dapat membantu tubuh dalam memproduksi kolagen dan penyerapan zat besi.

Mengingat banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari vitamin C, maka penting bagi kita untuk selalu memenuhi kebutuhan vitamin satu ini. Untuk memenuhinya, kamu dapat mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin C seperti pada daftar berikut ini.

1. Kangkung

Salah satu jenis sayuran yang populer di Indonesia, yaitu sayur kangkung ternyata mengandung vitamin C yang melimpah. Sayur kangkung juga memiliki kandungan vitamin A dan K yang dapat memenuhi kebutuhan harianmu. Diketahui, pada setidaknya satu cangkir kangkung menyediakan 80,4 mg vitamin C.

2. Brokoli

Sayur brokoli menjadi salah satu sayuran yang mengandung vitamin C dengan kadar yang tinggi. Setidaknya, pada satu cangkir brokoli matang, terdapat 51 miligram vitamin C. Dengan begitu, kebutuhan tubuh akan vitamin C sudah terpenuhi setengahnya. Pada beberapa studi menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C dari sayuran seperti brokoli bisa menurunkan kadar stres oksidatif, meningkatkan sistem imun tubuh, hingga mencegah kanker dan penyakit jantung.

3. Kale

Sayur dengan daun berwarna hijau tua ini berasal dari keluarga sayuran cruciferous merupakan sumber vitamin C tinggi. Ya, pada satu cangkir sayur kale mentah mengandung 80 miligram vitamin C. Pada satu cangkir sayur kale yang sudah matang kandungan vitamin C di dalamnya akan mengalami penurunan kadar vitamin C, yakni 53 miligram.

4. Cabai

Meski memiliki rasa yang pedas, cabai ternyata memiliki kanudngan vitamin C yang tinggi, lho. Diketahui, pada satu buah cabai hijau sudah mengandung 109 miligram vitamin C, atau setara dengan 121% rekomendasi asupan harian (RAH). Dengan kata lain, satu cabai merah mengandung 65 miligram vitamin C atau setara dengan 72% RAH.

5. Paprika kuning

Sayuran yang mengandung vitamin C selanjutnya adalah paprika kuning. Sayuran ini bahkan memiliki kandungan vitamin C yang unik. Pasalnya, kandungan vitamin C pada paprika kuning justru akan meningkat saat sudah matang. Setidaknya pada satu cangkir (75 gram) paprika kuning sudah “mengantongi” 137 miligram vitamin C atau 152% RAH.

6. Sawi

Diketahui bahwa pada setidaknya satu cangkir sawi mentah menyediakan 195 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 217 persen. Apabila sudah dimasak, akan terjadi penurunan kandungan vitamin C. Satu cangkir bayam sawi yang dimasak masih menyediakan 117 mg vitamin C. Tak hanya mengandung vitamin C, sawi juga kaya akan kandungan vitamin A, kalium, kalsium, mangan, serat, dan folat.

7. Kubis brussel

Sayuran yang mengandung vitamin C selanjutnya adalah sayur kubis brussel. Sayur kubis brussel merupakan sejenis sayuran yang berwarna hijau yang biasa disebut kol mini. Diketahui, pada setidaknya satu setengah cangkir kubis brussel yang dimasak menyediakan 49 mg, atau 54% dari DV untuk vitamin C. Selain itu, kubis brussel juga tinggi akan serat, vitamin K, folat, vitamin A, mangan, dan kalium.

Waktu Terbaik Minum Vitamin C

Waktu Terbaik Minum Vitamin C

Kesehatan tubuh adalah tanggung jawab pribadi seseorang. Apalagi, di masa pandemi Corona sekarang ini, tidak ada yang dapat menjamin kesehatan kamu, selain diri kamu sendiri.

Kamu mungkin sering mendengar, untuk menjaga kesehatan tubuh diperlukan daya tahan tubuh yang kuat. Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi vitamin C. Vitamin C akan menguatkan sistem imun dalam melawan berbagai serangan penyakit.

Lalu, jika kamu ingin menjaga daya tahan tubuh, apa perlu mengonsumsi vitamin C setiap waktu? Jawabannya tidak. Berikut ini adalah waktu terbaik minum vitamin C.

1. Sebelum makan

Waktu terbaik untuk minum vitamin C adalah sebelum makan. Minum di sini bisa dalam bentuk air perasan jeruk, jus, atau meminum suplemen vitamin C yang banyak tersedia di supermarket atau toko obat.

Kenapa meminum? Karena vitamin C ini termasuk jenis vitamin yang larut dalam air. Tapi saat meminumnya, pastikan perut kamu tidak kosong, ya. Kamu bisa memakan sepotong atau dua potong biskuit sebelum itu.

Waktu terbaik minum vitamin C yaitu 30 menit sebelum makan, terutama di pagi hari. Kalau merasa kurang cocok dengan tubuhmu, kamu juga bisa mengonsumsinya 2 jam setelah makan atau artinya setelah makanan dicerna oleh tubuh. Tujuannya agar vitamin C dapat terserap secara optimal.

2. Sebaiknya jangan konsumsi vitamin C sebelum tidur

Waktu terbaik minum vitamin C selanjutnya adalah jauh dari waktu tidur. Sebaiknya jangan mengonsumsi vitamin C sebelum tidur di malam hari. Apalagi, jika dosisnya cukup tinggi.

Dalam beberapa kondisi, vitamin C justru akan membuat tubuhmu segar. Padahal, seharusnya tubuh beristirahat, bukan? Menghindari meminum vitamin C sebelum tidur membuat kamu terhindar dari rasa kesulitan untuk tidur.

3. Jangan konsumsi sebelum olahraga

Masih ada tips untuk kamu, waktu terbaik minum vitamin C. Untuk menjaga daya tahan tubuh, kamu juga memang perlu berolahraga agar fisikmu tetap kuat. Tapi, bukan berarti sambil meminum vitamin C, ya.

Saran berikutnya adalah jangan mengonsumsi vitamin C sebelum kamu berolahraga. Pasalnya, vitamin C mengandung antioksidan. Nah, antioksidan akan menghambat inflamasi yang seharusnya terjadi saat otot bergerak karena olahraga yang kamu lakukan.

Inflamasi adalah proses otot beradaptasi dan berkembang secara alami saat berolahraga. Kondisi ini justru seharusnya menguatkan otomu. Mengonsumsi vitamin C sebelum berolahraga bisa menjadi kesalahan yang tampak sederhana, tapi berdampak panjang.

Kamu boleh saja meminum vitamin C sebelum berolahraga, lebih tepatnya 6 jam sebelum itu. Ini jika kamu ingin ototmu menjadi lebih kuat dengan berolahraga seperti bersepeda, lari pagi, berenang, ataupun gerakan aerobik lainnya.

4. Saat merasa mual, campurkan vitamin C dengan makanan

Jika saluran pencernaan kamu cukup sensitif, bukan tidak mungkin kamu merasa mual saat meminum vitamin C. Kebanyakan buah atau suplemen tambahan memang memberikan efek asam di mulut dan sistem pencernaan, sehingga memancing kamu untuk merasa mual.

Jika ini terjadi, kamu perlu mencampurkan vitamin C dengan makanan. Dalam hal ini, bisa juga artinya kamu memakan makanan yang mengandung vitamin C selain buah-buahan. Ada juga loh sayuran untuk dikonsumsi, seperti brokoli, kangkung, hingga paprika.

Kalau kamu memerlukan dosis vitamin C yang tinggi, misalnya 500 mg, kamu bisa membaginya menjadi dua waktu asupan. Dosis yang pertama diminum setelah kamu memakan sarapanmu. Dosis yang kedua kamu berikan pada tubuh setelah makan di siang hari.

5. Vitamin C baik dikonsumsi bersama makanan kaya zat besi

Vitamin C manfaatnya akan optimal jika kamu juga sambil memakan makanan yang kaya akan zat besi. Vitamin C dan zat besi memang duo nutrisi yang saling melengkapi satu sama lain.

Vitamin ini akan mendorong tubuh menyerap zat besi dengan sangat baik. Zat besi selanjutnya penting dalam pemeliharaan sel darah dan jaringannya. Konsumsi keduanya akan sangat bermanfaat, terutama jika kamu menderita anemia.

Itulah tadi waktu terbaik minum vitamin C dan rekomendasi-rekomendasi terkait lainnya. Kuatkan tubuh dengan selalu memperhatikan asupan gizi yang satu ini, ya. Kamu bisa mengonsumsi Damuvit atau Damuvit C-1000 dari Pyfa Health untuk memperoleh manfaat terbaik bagi daya tahan tubuhmu.

Kandungan Vitamin C dan Mineral dalam Buah Brokoli Dapat Mencegah Penyakit

Kandungan Vitamin C dan Mineral dalam Buah Brokoli Dapat Mencegah Penyakit Apa?

Kandungan Vitamin C dan Mineral dalam Buah Brokoli Dapat Mencegah Penyakit – Sayuran berwarna hijau pekat dan berbentuk seperti bunga, brokoli, memang menjadi sayuran yang mengandung banyak nutrisi baik untuk tubuh. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, mengonsumsi brokoli bermanfaat mencegah penyakit seperti osteoporosis hingga kanker, lho. Nah, untuk mengetahui lebih banyak tentang manfaat brokoli dan kandungan vitamin …

Kandungan Vitamin C dan Mineral dalam Buah Brokoli Dapat Mencegah Penyakit Apa? Selengkapnya »

Manfaat Vitamin C untuk Wajah

7 Manfaat Vitamin C untuk Wajah, Apa Saja?

Manfaat Vitamin C untuk Wajah – Setiap orang pastinya ingin tampak cantik dan menarik, khususnya bagi wanita. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan selalu menjaga dan merawat kecantikan wajah. Hal tersebut juga tidak bisa sembarangan, diperlukan perawatan yang tepat untuk menjaga agar kulitmu tidak rusak karena bahan-bahan berbahaya. Penggunaan produk kecantikan seperti misalnya …

7 Manfaat Vitamin C untuk Wajah, Apa Saja? Selengkapnya »

Kelebihan Vitamin C

Ini yang Terjadi Jika Tubuh Kelebihan Vitamin C

Kelebihan Vitamin C – Vitamin C memang menjadi salah satu jenis vitamin yang populer untuk dikonsumsi. Bukan tanpa sebab, vitamin C memang memiliki banyak fungsi dan manfaatnya yang memang menakjubkan. Namun, meskipun memberikan banyak manfaat, mengonsumsi vitamin C yang berlebihan sebenarnya bisa menimbulkan bahaya tertentu bagi kesehatan, lho. Tubuh yang kelebihan vitamin C bisa menyebabkan …

Ini yang Terjadi Jika Tubuh Kelebihan Vitamin C Selengkapnya »

Sayuran untuk Ibu Hamil

6 Sayuran untuk Ibu Hamil yang Wajib Dikonsumsi

Sayuran untuk Ibu Hamil – Ketika hamil, ibu harus banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan kandungan nutrisi dan vitamin. Sayuran menjadi salah satu jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi setiap hari. Sayuran dapat menjadi sumber nutrisi untuk ibu hamil serta janin yang dikandung. Tapi, apa saja jenis sayuran yang baik untuk dikonsumsi oleh …

6 Sayuran untuk Ibu Hamil yang Wajib Dikonsumsi Selengkapnya »

Apa Manfaat Lidah Buaya? Simak Berikut Ini

Apa Manfaat Lidah Buaya? Simak Berikut Ini

Apa Manfaat Lidah Buaya – Lidah buaya termasuk jenis tanaman hias yang sering ditemukan di pekarangan rumah. Di negara tropis seperti Indonesia, mengembangbiakan lidah buaya cukup mudah dilakukan. Kalau kamu perhatikan, satu pot lidah buaya saja bisa menghasilkan beberapa anakan untuk dipindah ke pot lain. Sebenarnya, tanaman ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Lidah …

Apa Manfaat Lidah Buaya? Simak Berikut Ini Selengkapnya »