• shopee-bigramadhansale-1920x745

Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang umum dijumpai pada sayur dan buah-buahan. Biasanya, vitamin C banyak terkandung pada buah dengan rasa asam, seperti halnya jeruk. Selain berasal dari makanan alami, vitamin C juga bisa kamu dapatkan dari suplemen, mulai dari jenis tablet yang dihisap hingga tablet yang harus dilarutkan terlebih dahulu menggunakan air, barulah dikonsumsi dengan cara diminum.

Berbagai jenis minuman atau suplemen yang mengandung vitamin C biasanya memiliki rasa asam, seperti rasa jeruk atau mangga. Warna pada kemasannya juga mengikut warna buah tersebut, yaitu orange atau kuning. Tak heran, suplemen yang mengandung vitamin ini akan lebih mudah dikenali dari warna maupun rasa.

Dosis vitamin C yang diperlukan oleh tubuh setidaknya 75 hingga 90 mg per harinya. Jika kamu mengonsumsinya dengan dosis 500 mg per hari, hal itu tidak masalah. Manfaat vitamin C sendiri cukup beragam, tidak hanya untuk urusan kesehatan, vitamin ini juga baik dikonsumsi untuk tujuan kecantikan. Lantas, apa saja manfaatnya? Berikut pembahasannya.

Manfaat Vitamin C untuk Kesehatan

Manfaat Vitamin C untuk Kesehatan

Manfaat atau kegunaan vitamin C sendiri cukup beragam. Namun, berikut ini beberapa manfaat yang cukup populer dan penting bagi tubuh.

1. Menjaga kesehatan kulit

Salah satu manfaat vitamin C yaitu baik untuk menjaga kesehatan kulit, sebagai regenerasi jaringan sel kulit yang rusak. Pada dasarnya, kulit membutuhkan zat antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit. Terutama dari serangan radikal bebas yang bisa datang dari polusi udara, pancaran sinar matahari, hingga racun-racun pada makanan. Vitamin C inilah yang akan diproses dan diubah menjadi zat antioksidan.

Selain untuk memperbaiki sel kulit rusak, vitamin C juga berperan dalam mencegah penuaan dini. Karena vitamin ini mampu mendukung produksi kolagen yang salah satunya bisa mencegah munculnya keriput di area wajah, meremajakan kulit, menyembuhkan luka, mencerahkan warna kulit, hingga menghambat sel-sel kulit menua.

2. Menjaga kesehatan mata

Tidak hanya vitamin A yang dikenal baik untuk menjaga kesehatan mata, namun vitamin C juga memiliki manfaat tersebut. Vitamin ini berperan untuk mencegah terjadinya rabun mata, katarak, dan tumor mata.

3. Menekan risiko serangan jantung

Mengonsumsi vitamin C secara rutin dapat menekan risiko serangan jantung. Vitamin C diyakini bisa mengurangi penebalan pembuluh darah arteri pada organ jantung. Kondisi tersebut merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung secara mendadak.

Serangan jantung tidak boleh kamu sepelekan, ya. Sebab, riset-riset menyebutkan serangan jantung merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia. Artinya, semua orang, termasuk kamu, punya risiko yang sama.

4. Melawan sel kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit yang bisa meregang nyawa penderitanya. Akan lebih baik jika kamu mencegahnya dengan cara menjaga pola makan dan hidup sehat mulai dari sekarang. Mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan vitamin C dapat menjadi langkah awalnya, karena kandungan vitamin ini berperan melawan penyakit dan sel kanker dengan cara membantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh dan sebagai antioksidan alami.

5. Memelihara daya tahan tubuh

Salah satu manfaat vitamin C yaitu bisa menjaga dan memelihara daya tahan tubuh. Konsumsi harian yang cukup akan membantu tubuhmu pulih dengan cepat ketika kamu terserang penyakit.

6. Melindungi sel tubuh dari radikal bebas

Vitamin C sebagai antioksidan mampu melawan gangguan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah kerusakan yang timbul. Radikal bebas dapat dengan mudah merusak sel sehat dalam tubuh dan bahkan membunuhnya. Mudah kalau tidak ada vitamin C yang melawannya, seperti dengan memperbaiki antioksidan lain agar dapat berperang dengan radikal bebas.

7. Mengurangi risiko anemia

Anemia dapat membuat kamu merasa mudah lelah, sebab kamu kekurangan sel darah merah. Kamu kekurangan nutrisi dan oksigen yang seharusnya tersebar merata ke seluruh tubuh. Vitamin C membuat tubuhmu lebih mudah menyerap zat besi yang dapat memproduksi hemoglobin, lalu mengedarkannya bersama oksigen ke seluruh tubuh.

8. Mengobati flu

Covid-19 erat sekali kaitannya dengan flu. Alasan mengapa konsumsi vitamin C dianjurkan selama pandemi, karena vitamin ini dapat mengobati atau mencegah flu. Setidaknya, nutrisi ini membantu mengurangi durasi penyakit flu yang kamu derita.

Manfaat Vitamin C untuk Kecantikan Kulit dan Wajah

Manfaat Vitamin C untuk Kecantikan Kulit dan Wajah

Kebanyakan dari kamu mungkin berpikir jika vitamin C lebih ditujukan untuk stamina tubuh. Memang hal itu tidak sepenuhnya salah, mengingat vitamin ini lebih banyak dikenalkan sebagai vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Padahal, vitamin ini juga memiliki manfaat lain, salah satunya untuk kecantikan kulit dan wajah.

Hal ini mungkin cukup mengejutkan beberapa orang. Namun, dalam beberapa peneliatan menunjukan jika vitamin C juga bermanfaat untuk itu. Oleh sebab itu, banyak produk kecantikan yang menggunakannya sebagai kandungan didalamnya.

1. Menjaga kulit dari sinar matahari

Di dalam kandungan vitamin C terdapat antioksidan yang cukup kuat. Dengan senyawa tersebut digunakan pada kulit dapat merawat dan juga mengatasi berbagai masalah kulit yang berhubungan dengan pancaran sinar matahari. Kandungan antioksidan di dalamnya mampu melawan radikal bebas yang sudah dikenal sebagai penyebab kulit rusak.

2. Memberikan kecerahan pada kulit wajah

Salah satu alasan para wanita membeli produk kecantikan adalah memberikan kecerahan pada wajah. Nah, di dalam vitamin C ternyata memiliki zat untuk membuat kulit wajah kembali cerah. Pada dasarnya, vitamin C memang dapat menghambat kinerja melanosit. Untuk kamu yang belum tahu, melanosit adalah sel yang membuat warna gelap pada kulit.

Maka dari itu, untuk kamu yang ingin kulitnya cerah dan tidak tampak gelap, carilah produk kecantikan yang memiliki bahan dasar vitamin C. Di dalam beberapa penelitian pun telah mengujinya sehingga kini banyak digunakan pada produk kecantikan.

3. Dapat mengencangkan kulit

Masalah penuaan juga merupakan musuh yang kerap dihadapi oleh para wanita. Ternyata, di dalam vitamin C terkandung senyawa atau zat untuk mengenyalkan kulit wajah. Senyawa pada vitamin ini dapat meningkatkan bio sintesis kolagen pada kulit, termasuk wajah. Hal itulah yang membuat kulit bisa menjadi lebih kenyal seperti tidak mengalami penuaan.

Tidak hanya itu saja, di dalam vitamin C juga turut membantu menghilangkan kerutan-kerutan pada kulit wajah karena pengaruh usia. Khususnya untuk mencukupi dan memberikan nutrisi tambahan untuk kulitmu.

Penggunaan Serum Vitamin C untuk Kulit

Salah satu cara untuk mendapatkan khasiat vitamin C adalah melalui serum. Bisa dikatakan, serum merupakan sebuah produk untuk perawatan kulit yang dapat dipakai secara rutin. Di dalam serum sendiri terdapat kandungan yang ditambahkan vitamin tersebut dengan konsentrasi tinggi. Dengan begitu, nutrisi dalam kandungan vitamin ini bisa diserap lebih cepat pada kulit.

Namun, untuk menggunakan serum vitamin C tidak bisa sembarangan seperti kamu konsumsi makanan biasa. Perlu ada anjuran dari dokter bila perlu agar kandungan di dalamnya tidak memberikan efek buruk pada kulit. Selain itu, konsultasi pada ahli kecantikan juga sangat diperlukan agar khasiat pada serum vitamin C bisa didapatkan lebih maksimal.

Jika kamu memanfaatkan serum vitamin C pada kulit, maka manfaat yang bisa didapatkan adalah sebagai berikut.

  • Merangsang pembentukan kolagen baru dalam tubuh.
  • Dapat mencerahkan kulit.
  • Melindungi kulit dari pancaran sinar UV berlebihan.
  • Melembabkan dan juga memperbaiki kulit yang mengering.
  • Mengurangi adanya kerutan.

Itulah beberapa manfaat vitamin C. Lantas, bagaimana jika kita kekurangan vitamin yang satu ini? Simak poin selanjutnya, ya!

Akibat Kekurangan Vitamin C

Akibat Kekurangan Vitamin C

Vitamin C adalah nutrisi yang mudah kamu dapatkan. Meski begitu, bukan berarti tubuh akan mengalami kekurangan asupan ini. Apabila tubuh mengalami kebutuhan harian Vitamin ini, tentu dapat mengakibatkan banyak gangguan kesehatan, di antaranya sebagai berikut.

1. Luka sulit sembuh

Manfaat vitamin C yang perlu kamu ingat adalah perannya dalam membantu tubuh menyembuhkan luka. Jika terbentuk luka di kulit, maka peran kandungan ini akan mendorong produksi kolagen dengan cepat. Kolagen ini akan menghasilkan jaringan kulit yang baru, yang akan menutupi luka kulit.

Kekurangan vitamin ini bisa mengakibatkan luka menjadi sulit sembuh. Atau, dalam hal ini, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan luka. Katakanlah jika luka kecil sembuh dalam 3 hari, tubuh yang kekurangan vitamin C membutuhkan waktu 5 hari atau lebih dari itu.

2. Menyebabkan sariawan dan gusi berdarah

Kekurangan vitamin C mengakibatkan masalah di sekitar mulutmu. Hal yang paling sering terjadi adalah munculnya sariawan atau gusi berdarah. Mungkin terdengar sederhana, tapi kondisi ini akan membuatmu tidak nyaman.

Sariawan dan gusi berdarah bahkan bisa menurunkan nafsu makanmu. Akibatnya, kamu tidak hanya mengalami kekurangan vitamin C, tapi bisa saja kekurangan nutrisi lainnya. Gusi yang mengalami gangguan dan munculnya sariawan, disebabkan produksi kolagen tidak berjalan dengan baik.

3. Mengalami kulit kering dan kasar

Vitamin C bermanfaat sangat baik bagi kulit. Kalau kamu perhatikan, banyak produk perawatan kulit yang menawarkan kandungan vitamin ini untuk menjaga kesehatan kulitmu.

Secara khusus, vitamin ini dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan radiasi sinar UV. Kekurangan kandungan tersebut bisa mengakibatkan fungsi perlindungan ini menurun, selanjutnya kulit akan mengering dan juga terasa kasar.

4. Kulit mudah memar

Vitamin C bermanfaat menjaga kesehatan jantung dan juga pembuluh darah. Kekurangan vitamin C mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah.

Pembuluh darah khususnya pembuluh kapiler, menjadi lemah dan rentan pecah karena kurangnya asupan tersebut dalam tubuh. Hal ini membuat kulitmu menjadi mudah memar.

5. Rentan sakit

Kekurangan vitamin C mengakibatkan tubuh kamu rentan terkena serangan penyakit. Ini berkaitan dengan fungsi utama vitamin ini yaitu untuk menjaga daya tahan tubuh.

Kurangnya vitamin C membuat sistem imun tidak terpelihara dengan optimal. Sistem imun yang melemah ini yang kemudian membuat tubuh kesulitan melawan patogen dan serangan penyakit lainnya.

6. Mengalami mimisan

Salah satu gejala tubuh sedang melemah kesehatannya adalah mimisan. Nah, kekurangan vitamin C mengakibatkan tubuh sangat mungkin mengalami gangguan kesehatan ini.

Mimisan dapat terjadi jika pembuluh darah kapiler yang berada di bagian hidung itu pecah. Pembuluh kapiler bisa pecah karena vitamin C tidak mampu menjaga kesehatan dan kualitas, sebagaimana seharusnya.

7. Rambut rontok dan kering

Kekurangan vitamin C mengakibatkan penampilan indahmu terganggu. Bukan hanya kulit, rambut kamu pun bisa menjadi tampak kering dan mudah untuk rontok.

Rambut rontok dan kering timbul karena tubuh kekurangan zat besi yang mampu menguatkan rambut. Zat besi ini seharusnya dapat lebih mudah terserap tubuh jika tubuh memiliki vitamin C yang cukup.

Efek Samping Vitamin C

Efek Samping Vitamin C

Banyak yang beranggapan jika kamu sedang tidak enak badan, perbanyak konsumsi vitamin C. Pada masa pandemi Covid-19 misalnya, saran untuk rutin mengonsumsi vitamin ini memang banyak direkomendasikan.

Memang banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari kandungan ini. Dengan begitu, kamu bisa mengoptimalkan manfaat dari nutrisi tersebut, terutama pada saat-saat yang dibutuhkan. Seperti halnya vitamin C, mampu memulihkan kondisi tubuh ketika kamu sedang sakit.

Tapi hati-hati, ada efek samping vitamin C kalau kamu mengonsumsinya berlebihan. Jadi, konsumsilah secukupnya, bukan sebanyak-banyaknya. Beberapa kondisi yang dapat kamu alami, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Mual dan muntah.
  • Nyeri ulu hati.
  • Kram dan sakit perut.
  • Diare.
  • Batu ginjal.
  • Sakit kepala.
  • Insomnia.

Rasa sakit perut yang terjadi secara berkala, bisa dialami oleh ibu hamil. Penyebabnya adalah kelebihan vitamin C tadi. Kalau kamu mengalami gejala ini, cobalah konsultasikan dengan dokter. Karena ada risiko kelahiran bayi prematur jika efek samping vitamin C ini dibiarkan begitu saja.

Lalu, bagaimana dengan batu ginjal? Efek samping yang satu ini terdengar cukup mengancam, ya? Padahal, niat kamu mengkonsumsinya sebanyak-banyaknya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh.

Nah, perlu kamu ketahui, kelebihan vitamin C memang bukan penyebab utama batu ginjal. Tapi, hal ini memang dapat terjadi pada kasus tertentu. Terlalu banyak mengkonsumsinya bisa mengganggu proses ekskresi dalam urin. Inilah awal mula batu ginjal dapat kamu alami.

Dosis Vitamin C yang Disarankan

Pada kondisi normal, rata-rata orang dewasa memerlukan sekitar 90 mg vitamin C per hari atau setara dengan 2 buah jeruk. Tapi, perlu kamu catat, kebutuhan setiap orang itu berbeda-beda, tergantung dari usia dan jenis kelamin seseorang. Berikut informasi penting soal dosis vitamin C yang disarankan untuk kamu.

Untuk jenjang usia di bawah ini, belum ada pembagian berdasarkan jenis kelamin. Artinya, berlaku untuk pria ataupun wanita.

  • Usia 1-3 tahun: 15 mg.
  • Usia 4-8 tahun: 25 mg.
  • Usia 9-13 tahun: 45 mg.
  • Usia 14-18 tahun: 65-75 mg.

Untuk usia 19 tahun ke atas, mulai ada pembagian jenis kelamin dan kebutuhan tambahan, seperti berikut ini.

  • Wanita dewasa: 75 mg
  • Pria dewasa: 90 mg
  • Ibu hamil: 85 mg
  • Ibu menyusui: 120 mg

Sekarang tinggal bagaimana kamu bijak dalam mengkonsumsinya. Jangan dulu takut kelebihan, khawatir juga kalau kamu kekurangan vitamin ini. Efek samping vitamin C bisa kamu tangani segera setelah kamu mengalami gejala-gejala gangguan tubuh seperti mual sampai diare tadi.

Kebutuhan Vitamin C Per Hari

Kebutuhan Vitamin C Per Hari

Tubuh membutuhkan banyak nutrisi untuk berkembang dan bekerja secara optimal. Walaupun kebutuhan akan nutrisi ini beragam, ada beberapa jenis asupan yang penting untuk kamu pahami. Salah satunya adalah asupan vitamin C pada tubuh.

Banyak orang mengenalnya sebagai nutrisi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jika kamu kelelahan, mengonsumsi kandungan ini bisa membantu memulihkan tenaga. Kalaupun tidak kelelahan, vitamin C akan menjaga kualitas sistem imun tubuh dalam melawan berbagai serangan penyakit.

Kebutuhan vitamin C per hari tergantung pada usia seseorang. Karenanya, kebutuhan seseorang bisa saja berbeda dengan orang lainnya. Di bawah ini batas maksimal konsumsi yang baik diterima oleh tubuh.

Kebutuhan optimal vitamin C untuk usia bayi dan anak:

  • Usia 0-6 bulan: 40 mg per hari.
  • Usia 7-12 bulan: 50 mg per hari.
  • Usia 1-3 tahun: 15 mg per hari.
  • Usia 4-8 tahun: 25 mg per hari.
  • Usia 9-13 tahun: 45 mg per hari.

Kebutuhan optimal vitamin C untuk usia dewasa:

  • Pria dengan usia 14-18 tahun membutuhkan 75 mg per hari, sedangkan jika usianya di atas 19 tahun maka kebutuhannya 90 mg per hari.
  • Wanita dengan usia 14-18 tahun membutuhkan 65 mg per hari, tapi di atas 19 tahun memerlukan 75 mg per hari.
  • Ibu hamil membutuhkan 80-85 mg per hari.
  • Ibu menyusui membutuhkan sekitar 115-120 mg per hari.
  • Apabila kamu merokok, kamu membutuhkan tambahan 35 mg per harinya.

Itulah kebutuhan vitamin C per hari secara umum. Secara khusus, vitamin ini juga tersedia dalam suplemen berbentuk tablet dan suntikan. Ini dosis yang perlu juga kamu ketahui.

Vitamin C tablet:

  • Anak-anak membutuhkan 100 mg per hari, tapi sebaiknya dibagi dalam 3 dosis.
  • Orang dewasa memerlukan 250 mg per hari, dan sebaiknya terbagi dalam 4 dosis.

Vitamin C suntik:

  • Anak dengan usia 5 bulan sampai 1 tahun memerlukan 50 mg per hari.
  • Anak dengan usia 1 tahun sampai 11 tahun membutuhkan 100 mg per hari.
  • Anak dengan usia lebih dari 11 tahun perlu 200 mg per hari.
  • Orang dewasa setidaknya membutuhkan 200 mg per hari.

Sesuaikan konsumsi dengan kebutuhan vitamin C per hari, ya. Perhatikan usia, jenis kelamin, hingga bentuk yang kamu konsumsi. Untuk suplemen, Damuvit dan Damuvit C-1000 dari Pyfa Health bisa menjadi pilihan untuk kamu.

Buah dan Sayur yang Mengandung Vitamin C

Buah dan Sayur yang Mengandung Vitamin C

Kebanyakan orang mengetahui bahwa vitamin C bisa didapatkan dari buah dengan rasa asam, seperti jeruk. Kenyataannya, buah jeruk bukan satu-satunya sumber vitamin tersebut. Masih banyak pilihan makanan lain yang bisa kamu konsumsi sehari-hari. Apa saja itu?

1. Cabai merah

Beruntunglah untuk kamu si penyuka pedas, sebab makanan pedas juga bisa mengandung nutrisi seperti vitamin C. Bahkan kandungan tersebut terbilang tinggi. Pada secangkir atau lebih kurang 80 gram cabai merah, terkandung sekitar 100 mg di dalamnya.

2. Strawberry

Strawberry termasuk buah yang bisa kamu ditemukan di supermarket besar. Buah ini kaya akan vitamin C dan antioksidan. Apabila kamu memakan semangkuk atau 150 gram buah strawberry, kamu bisa memperoleh 90 miligram vitamin C.

3. Pepaya

Buah pepaya jauh lebih mudah ditemukan di berbagai tempat di Indonesia, daripada strawberry. Buah ini dipercaya dapat memperkuat daya tahan tubuh, menyehatkan saluran pencernaan, hingga mencegah penyakit kanker dan demensia. Sedangkan kandungan vitamin C-nya sendiri terbilang tinggi, yaitu sekitar 90 miligram per semangkuk atau 150 gram buah pepaya.

4. Brokoli

Sayur brokoli mengandung 80 miligram vitamin C dalam setiap mangkuk saji. Tapi, jumlahnya akan berkurang setelah dimasak, yaitu menjadi 50 miligram. Meski begitu, tidak menghilangkan sama sekali kadar vitamin ini.

5. Bayam

Kalau kamu pernah menonton kartun Popeye, kamu pasti tahu jika mengonsumsi sayur bayam akan membuat seseorang menjadi kuat. Pada dasarnya, hal ini terjadi karena bayam mengandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh, termasuk vitamin C. Pada semangkuk atau sekitar 30 gram bayam, terdapat 8,5 mg.

6. Jambu biji

Mungkin banyak yang tidak tahu jika jambu jenis biji memiliki kandungan vitamin C cukup banyak. Di dalam jambu biji, rata-rata memiliki kandungan sebesar 126 mg. Selain itu, di dalam jambu biji juga terdapat antioksidan lycopene. Dengan adanya zat tersebut, dapat menurunkan tekanan darah serta kolesterol pada tubuh.

7. Kiwi

Buah kiwi juga memiliki kandungan vitamin C yang juga banyak. Di dalam satu buah kiwi terdapat 71 mg. Jika ditambahkan pada kebutuhan harian, makan buah kiwi ini menampung sekitar 79%. Dari sana kita tahu bahwa buah kiwi bisa memenuhi kebutuhan vitamin C pada tubuh. Manfaat lainnya dari buah kiwi adalah dapat mengurangi stres oksidatif sehingga dapat menurunkan kolesterol. Selain itu, buah kiwi juga bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas pada sel darah putih hingga 20%.

8. Kembang kol

Sayuran selanjutnya yang memiliki kandungan vitamin C tinggi adalah kembang kol. Meskipun secara isi tidak sebanyak brokoli, kembang kol memiliki kandungan yang cukup banyak. Tercatat ada sekitar 50 mg di dalam semangkuk kembang kol mentah.

9. Kangkung

Salah satu jenis sayuran yang populer di Indonesia, yaitu sayur kangkung ternyata mengandung vitamin C yang melimpah. Sayur kangkung juga memiliki kandungan vitamin A dan K yang dapat memenuhi kebutuhan harian mu. Diketahui, pada setidaknya satu cangkir kangkung menyediakan 80,4 mg vitamin C.

10. Kale

Sayur dengan daun berwarna hijau tua ini berasal dari keluarga sayuran cruciferous merupakan sumber vitamin C tinggi. Ya, pada satu cangkir sayur kale mentah mengandung 80 miligram. Pada satu cangkir sayur kale yang sudah matang kandungan di dalamnya akan mengalami penurunan, yakni 53 miligram.

11. Paprika kuning

Sayuran yang mengandung vitamin C selanjutnya adalah paprika kuning. Sayuran ini bahkan memiliki kandungan yang unik. Pasalnya, kandungan tersebut pada paprika kuning justru akan meningkat saat sudah matang. Setidaknya pada satu cangkir (75 gram) paprika kuning sudah “mengantongi” 137 miligram atau 152% RAH.

12. Sawi

Diketahui bahwa pada setidaknya satu cangkir sawi mentah menyediakan 195 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan harian sebanyak 217 persen. Apabila sudah dimasak, akan terjadi penurunan kandungan vitamin C. Satu cangkir bayam sawi yang dimasak masih menyediakan 117 mg. Tak hanya mengandung vitamin C, sawi juga kaya akan kandungan vitamin A, kalium, kalsium, mangan, serat, dan folat.

13. Kubis brussel

Sayuran yang mengandung vitamin C selanjutnya adalah sayur kubis brussel. Sayur kubis brussel merupakan sejenis sayuran yang berwarna hijau yang biasa disebut kol mini. Diketahui, pada setidaknya satu setengah cangkir kubis brussel yang dimasak menyediakan 49 mg, atau 54% dari DV untuk vitamin C. Selain itu, kubis brussel juga tinggi akan serat, vitamin K, folat, vitamin A, mangan, dan kalium.

Minuman yang Mengandung Vitamin C

Minuman yang Mengandung Vitamin C

Terdapat banyak jenis makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, kali ini kita akan secara khusus membahas jenis minuman apa saja yang kaya akan vitamin tersebut.

Kandungan vitamin C pada makanan dan minuman memang memiliki fungsi untuk tingkatkan daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan karena kandungan ini berperan sebagai zat antioksidan sehingga tubuh tak mudah terserang penyakit. Nah, untuk mendapatkan manfaat kebaikan dari vitamin, Kamu dapat mengonsumsi jenis minuman berikut ini.

1. Jus buah

Buah-buahan memang menjadi sumber utama vitamin C, maka minuman jus buah bisa jadi salah satu alternatif apabila kamu bosan makan buah secara langsung. Kamu dapat membuat jus dengan memilih buah-buahan yang kandungan vitamin C-nya tinggi. Hal ini penting karena berfungsi sebagai zat antioksidan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Jenis buah yang mengandung vitamin C sendiri yaitu seperti citrus, stroberi, kiwi, nanas, bahkan semangka. Selain memiliki rasa yang segar, kamu dapat mendapatkan manfaatnya jika mengonsumsinya.

2. Teh herbal

Teh sudah dikenal sejak lama memiliki banyak kebaikan untuk tubuh. Minuman teh herbal yang terbuat dari daun teh alami terbukti mengandung zat antioksidan tinggi khususnya pada jenis teh hijau dan matcha.

Bukan hanya jenis teh herbal dari tumbuhan teh, teh herbal yang terbuat dari aromatik dan rempah-rempah juga bisa digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh karena memiliki kandungan vitamin C. Teh herbal dapat terbuat dari daun mint, daun basil, rosemary, hingga bawang putih.

3. Kombucha

Jenis teh fermentasi yang disebut dengan kombucha merupakan salah satu minuman dengan kandungan vitamin C alami. Kombucha memiliki beragam kandungan mulai dari asam asetat, folat, asam amino esensial, vitamin B (B1, B6, dan B12), serta vitamin C. Kandungan vitamin ini pada kombucha berfungsi sebagai antioksidan penting bagi kulit, tulang, dan jantung.

4. Lemonade

Selain menyegarkan minuman yang terbuat dari lemonade ini juga mengandung vitamin C yang tinggi. Buah lemon memang sudah dikenal sebagai salah satu jenis buah citrus mengandung vitamin C tinggi. Karena tinggi kandungan tersebut tentu tinggi pula kandungan zat antioksidannya.

Kamu dapat mengonsumsi lemonade tanpa mencampurkan soda agar lebih sehat. Minuman yang berasal dari Amerika Utara dan India juga cukup populer di Australia dan Inggris sebagai minuman di musim panas.

5. Jus sayuran

Bukan hanya dari buah-buahan sumber vitamin C lainnya adalah sayur-sayuran. Kamu dapat meminum jus sayuran yang tak hanya mengandung vitamin ini tapi juga tinggi serat sehingga baik untuk pencernaan.

Untuk membuat jus sayur yang kaya vitamin tersebut, pilih sayuran hijau seperti bayam, brokoli, hingga kale. Pasalnya, tiga sayuran hijau tersebut juga masuk ke dalam superfood yang punya banyak khasiat penting untuk tubuh.

Kamu juga dapat membuat jus tomat dan timun juga bisa dibuat jus sayuran untuk meningkatkan imunitas tubuh karena kaya akan vitamin C.

Nah, itulah tadi berbagai jenis minuman yang kaya akan vitamin C. Bagi kamu yang ingin mendapatkan manfaat dari asupan vitamin alami ini, tak perlu lagi untuk memasukan daftar minuman di atas ke dalam menu harianmu. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C seperti Damuvit dan Damuvit C-1000 dari Pyfa Health. Karena rutin mengonsumsi asupan ini terbukti baik untuk menjaga imunitas tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, kamu bisa mengonsumsi makanan-makanan sehat dan suplemen tambahan. Suplemen tambahan ini bisa kamu dapatkan dari Damuvit atau Damuvit C-1000 yang disediakan oleh Pyfa Health.

Waktu Terbaik Minum Vitamin C

Waktu Terbaik Minum Vitamin C

Kesehatan tubuh adalah tanggung jawab pribadi seseorang. Apalagi, di masa pandemi Corona sekarang ini, tidak ada yang dapat menjamin kesehatan kamu, selain diri kamu sendiri.

Kamu mungkin sering mendengar, untuk menjaga kesehatan tubuh diperlukan daya tahan tubuh yang kuat. Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi vitamin C. Di mana kandungan ini akan menguatkan sistem imun dalam melawan berbagai serangan penyakit.

Lalu, jika kamu ingin menjaga daya tahan tubuh, apa perlu mengonsumsi vitamin C setiap waktu? Jawabannya tidak. Lalu kapan waktu terbaiknya.

1. Sebelum makan

Waktu terbaik untuk minum vitamin C adalah sebelum makan. Minum di sini bisa dalam bentuk air perasan jeruk, jus, atau meminum suplemen yang banyak tersedia di supermarket atau toko obat.

Kenapa meminum? Karena vitamin C ini termasuk jenis vitamin yang larut dalam air. Tapi saat meminumnya, pastikan perut kamu tidak kosong, ya. Kamu bisa memakan sepotong atau dua potong biskuit sebelum itu.

Waktu terbaik minum vitamin C yaitu 30 menit sebelum makan, terutama di pagi hari. Kalau merasa kurang cocok dengan tubuhmu, kamu juga bisa mengonsumsinya 2 jam setelah makan atau artinya setelah makanan dicerna oleh tubuh. Tujuannya agar dapat terserap secara optimal.

2. Sebaiknya jangan konsumsi vitamin C sebelum tidur

Waktu terbaik minum vitamin C selanjutnya adalah jauh dari waktu tidur. Sebaiknya jangan mengonsumsinya sebelum tidur di malam hari. Apalagi, jika dosisnya cukup tinggi.

Dalam beberapa kondisi, mengkonsumsi di waktu tersebut justru akan membuat tubuhmu segar. Padahal, seharusnya tubuh beristirahat, bukan? Menghindari meminumnya sebelum tidur tentu membuat kamu terhindar dari rasa kesulitan untuk tidur.

3. Jangan konsumsi sebelum olahraga

Masih ada tips untuk kamu, waktu terbaik minum vitamin C. Untuk menjaga daya tahan tubuh, kamu juga memang perlu berolahraga agar fisik tetap kuat. Tapi, bukan berarti sambil meminumnya, ya.

Saran berikutnya adalah jangan mengonsumsinya sebelum kamu berolahraga. Pasalnya, kandungan ini mengandung antioksidan. Nah, antioksidan akan menghambat inflamasi yang seharusnya terjadi saat otot bergerak karena olahraga yang kamu lakukan.

Inflamasi adalah proses otot beradaptasi dan berkembang secara alami saat berolahraga. Kondisi ini justru seharusnya menguatkan otomu. Mengonsumsi vitamin C sebelum berolahraga bisa menjadi kesalahan yang tampak sederhana, tapi berdampak panjang.

Kamu boleh saja meminumnya sebelum berolahraga, lebih tepatnya 6 jam sebelum itu. Ini jika kamu ingin ototmu menjadi lebih kuat dengan berolahraga seperti bersepeda, lari pagi, berenang, ataupun gerakan aerobik lainnya.

4. Saat merasa mual, campurkan vitamin C dengan makanan

Jika saluran pencernaan kamu cukup sensitif, bukan tidak mungkin kamu merasa mual saat meminumnya Kebanyakan buah atau suplemen tambahan memang memberikan efek asam di mulut dan sistem pencernaan, sehingga memancing kamu untuk merasa mual.

Jika ini terjadi, kamu perlu mencampurkannya dengan makanan. Dalam hal ini, bisa juga artinya kamu memakan makanan yang mengandung vitamin C selain buah-buahan. Ada juga loh sayuran untuk dikonsumsi, seperti brokoli, kangkung, hingga paprika.

Kalau kamu memerlukan dosis yang tinggi, misalnya 500 mg, kamu bisa membaginya menjadi dua waktu asupan. Dosis yang pertama diminum setelah kamu memakan sarapanmu. Dosis yang kedua kamu berikan pada tubuh setelah makan di siang hari.

5. Vitamin C baik dikonsumsi bersama makanan kaya zat besi

Vitamin C manfaatnya akan optimal jika kamu juga sambil memakan makanan yang kaya akan zat besi. Vitamin C dan zat besi memang duo nutrisi yang saling melengkapi satu sama lain.

Vitamin ini akan mendorong tubuh menyerap zat besi dengan sangat baik. Zat besi selanjutnya penting dalam pemeliharaan sel darah dan jaringannya. Konsumsi keduanya akan sangat bermanfaat, terutama jika kamu menderita anemia.

Itulah tadi waktu terbaik minum vitamin C dan rekomendasi-rekomendasi terkait lainnya. Kuatkan tubuh dengan selalu memperhatikan asupan gizi yang satu ini, ya. Kamu bisa mengonsumsi Damuvit atau Damuvit C-1000 dari Pyfa Health untuk memperoleh manfaat terbaik bagi daya tahan tubuhmu.

Buah untuk Meningkatkan Imun

6 Buah untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Buah untuk Meningkatkan Imun – Beberapa orang lebih memilih mengonsumsi suplemen makanan untuk menambah sistem imun di dalam tubuh. Padahal, menggunakan suplemen makanan merupakan sebuah obat yang bisa saja memberikan efek samping jangka panjang. Maka dari itu, cara paling ampuh untuk menambah sistem imun tubuh adalah melalui makanan bergizi. Jenis Buah untuk Meningkatkan Imun Buah-buahan …

6 Buah untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh Selengkapnya »

Minuman Penambah Imun Tubuh

Daftar Minuman Penambah Imun Tubuh untuk Melawan Covid-19

Minuman Penambah Imun Tubuh – Agar kita bisa menghindari dari berbagai virus seperti Covid-19, maka imun tubuh harus tetap dijaga. Untuk bisa menjaga imunitas tubuh, tidak cukup dengan menjaga kebersihan atau selalu berjemur di bawah sinar matahari. Asupan makanan dan minuman yang bergizi pun juga sangat penting. Daftar Minuman Penambah Imun Tubuh Untuk makanan penambah …

Daftar Minuman Penambah Imun Tubuh untuk Melawan Covid-19 Selengkapnya »

Makanan Penambah Imun Tubuh

Daftar Makanan Penambah Imun Tubuh untuk Menangkal Covid-19

Makanan Penambah Imun Tubuh – Hingga saat ini, Covid-19 masih menyelimuti kita. Untuk itu, kita harus menjaga sistem imun di dalam tubuh agar tidak mudah turun. Salah satu poin untuk menambah imun tubuh adalah pola makan yang bergizi. Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, maka sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi maksimal. Hal itu bisa membuat kamu …

Daftar Makanan Penambah Imun Tubuh untuk Menangkal Covid-19 Selengkapnya »

Vitamin yang Larut dalam Air

9 Jenis Vitamin yang Larut dalam Air

Vitamin yang Larut dalam Air – Vitamin adalah nutrisi yang memiliki karakter unik. Keunikannya membuat suplemen vitamin kerap dikemas dalam beberapa bentuk. Ada yang berupa tablet, sirup, atau tablet yang dapat diseduh dengan air. Jadi, memang ada beberapa vitamin yang dapat menyatu dengan air tanpa mengubah fungsinya. Salah satu jenis vitamin yang larut dalam air …

9 Jenis Vitamin yang Larut dalam Air Selengkapnya »

Vitamin yang Bagus untuk Anak

6 Vitamin yang Bagus untuk Anak

Vitamin yang Bagus untuk Anak – Anak adalah usia di mana masa pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya bergerak dengan cepat. Secara fisik, akan terlihat perubahannya. Katakanlah tubuh yang tampak lebih tinggi seiring waktu. Untuk dapat tumbuh dan berkembang seperti itu, tentunya diperlukan nutrisi yang beragam pada tubuh. Mulai dari mineral hingga vitamin. Berikut ini beberapa vitamin …

6 Vitamin yang Bagus untuk Anak Selengkapnya »