• All-Product-Pyfahealth-1920-x-745-pxl

Osteoarthritis

Osteoarthritis – Ada berbagai macam penyakit yang bisa kita alami ketika ada gangguan pada tulang. Bukan hanya patah tulang, tapi juga penyakit-penyakit serius semacam osteoporosis yang kebanyakan dialami oleh orang lanjut usia atau lansia. Tetapi, penyakit tulang tidak hanya itu saja. Ada pula yang disebut dengan osteoarthritis. Apa itu osteoarthritis?

Osteoarthritis Adalah...

Osteoarthritis Adalah…

Meskipun tidak sepopuler osteoporosis, penyakit tulang osteoarthritis juga perlu kamu waspadai. Osteoarthritis adalah jenis arthritis atau peradangan yang mengganggu kesehatan sendi dan sebetulnya sering dialami orang pada umumnya. Peradangan yang terjadi pada osteoarthritis termasuk kronis. Jadi, ketika kamu mengalami osteoarthritis, jaringan fleksibel yang ada pada ujung tulang mengalami keausan. Ujung tulang ini maksudnya adalah tulang rawan yang kerap melindungi jaringan tulang. Ujung tulang tersebut akan mengalami peradangan bertahap yang kalau dibiarkan maka akan semakin parah.

Apa Penyebab Osteoarthritis?

Apa Penyebab Osteoarthritis?

Agar bisa terhindar dari osteoarthritis, kamu harus tahu dulu apa saja penyebab osteoarthritis tersebut. Osteoarthritis sendiri disebabkan oleh peradangan pada tulang rawan dan sendi, yang membuatnya menjadi rusak. Jika dibiarkan, kerusakan ini akan membuat satu tulang bergesekan langsung dengan tulang lainnya. Padahal, tidak boleh seperti itu, sebab tulang rawan inilah yang berfungsi untuk menjaga agar tulang-tulang tidak bergesekan satu sama lain.

Peradangan akan terjadi dan semakin kronis jika gesekan dibiarkan terus terjadi. Memang lansia lebih rentan terhadap penyakit ini, karena faktor usia merupakan salah satu penyebabnya. Faktor lain yang perlu diperhatikan di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Jenis kelamin wanita lebih rentan, terutama jika kamu sudah menopause.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Cedera pada sendi pernah dialami.
  • Pernah menjalani operasi pada sendi dan tulang.
  • Ada riwayat osteoarthritis di keluarga.
  • Nyeri sendi karena sering melakukan pekerjaan atau aktivitas fisik.
  • Menderita penyakit tertentu, misalnya hemokromatosis dan rheumatoid arthritis.
  • Mengalami kelainan bawaan atau cacat pada tulang rawan atau sendi, sejak lahir.

Lantas, apa saja gejala osteoarthritis? Simak pada poin selanjutnya berikut ini.

Apa Saja Gejala Osteoarthritis?

Apa Saja Gejala Osteoarthritis?

Perhatikan gejala osteoarthritis yang bisa kamu rasakan. Jika curiga ini memang gejala osteoarthritis, kamu bisa segera bisa mencegahnya semakin parah. Gejala osteoarthritis di antaranya:

1. Rasa sakit pada sendi

Ini terjadi karena sendi terluka karena adanya gesekan tulang dan gerakan berlebih. Selain sakit atau nyeri, kamu juga mungkin akan mendengar suara-suara retakan tulang.

2. Sendi terasa lunak

Pada saat tertentu, sendi juga akan terasa lunak dan memberikan tekanan ringan pada tubuh.

3. Terasa kaku pada sendi

Karena tulang rawang meradang, akan terasa kaku pada sendi. Kekakuan pada sendi akan lebih terasa saat bangun tidur atau setelah tubuh tidak aktif.

4. Fleksibilitas hilang

Karena tubuh terasa kaku, makan fleksibilitas juga akan hilang. Artinya, akan sulit bagi kamu menggerakkan sendi.

5. Terjadi pembengkakan

Kalau jaringan lunak sekitar sendiri terasa nyeri, kemudian terjadi pembengkakan, artinya memang sedang terjadi peradangan. Selanjutnya ini bisa menyebabkan osteoarthritis.

6. Adanya taji tulang

Taji tulang akan terlihat secara kasat mata. Biasanya, ditandai dengan adanya benjolan keras yang terbentuk di sekitar sendi.

Pada tahap awal, seseorang mungkin tidak memiliki gejala yang jelas sehingga penyakit sulit dideteksi. Gejala dapat terjadi pada satu atau lebih sendi dan cenderung muncul secara bertahap. Perkembangan penyakit ini bisa melibatkan synovitis, yakni peradangan ringan pada jaringan di sekitar sendi. Meski penyakit ini bisa berkembang di persendian manapun, namun biasanya akan lebih sering memengaruhi lutut, pinggul, tangan, punggung bawah, dan leher. Nah. gejala dari beberapa bagian ini akan berbeda satu sama lainnya.

Bagaimana Cara Pengobatan Osteoarthritis?

Bagaimana Cara Pengobatan Osteoarthritis?

Jika kamu mengalami osteoarthritis, satu-satunya jalan keluar adalah mengobatinya. Ada beberapa cara yang bisa kamu coba, dari yang ringan sampai serius. Pengobatan osteoarthritis yang ringan misalnya dengan perubahan gaya hidup. Aktivitas sehari-hari diimbangi dengan istirahat yang cukup. Jangan lupa makan dan minum bergizi setiap harinya. Osteoarthritis juga bisa ditangani dengan cara lain, misalnya saja seperti berikut ini.

1. Mengonsumsi paracetamol

Kandungan acetaminophen pada paracetamol bisa membantu kamu mengobati osteoarthritis. Tapi, ini bisa terjadi jika osteoarthritis kamu belum terlalu parah, ya. Nyeri yang dialami masih terasa ringan atau sedang.

2. Mengonsumsi obat antiinflamasi non steroid atau NSAID

Sama seperti paracetamol, NSAID juga dijual bebas dalam bentuk ibuprofen. Mengonsumsinya dapat meredakan rasa nyeri akibat osteoarthritis.

3. Mengonsumsi duloxetine

Duloxetine sebetulnya adalah obat yang biasanya digunakan sebagai antidepresan. Tetapi, obat ini juga telah disetujui untuk dipergunakan dalam mengobati berbagai penyakit dengan nyeri kronis, termasuk penyakit osteoarthritis.

4. Mengonsumsi kortikosteroid

Kortikosteroid dapat diberikan langsung karena dijual dalam bentuk oral. Tapi, kamu juga bisa mendapatkannya dari injeksi atau suntikan langsung yang diberikan ke bagian persendian.

5. Melakukan terapi fisik

Untuk mengembalikan fleksibilitas tubuh, salah satu yang bisa dilakukan adalah terapi fisik. Terapi fisik tersebut dapat berupa latihan untuk memperkuat otot sekitar sendi, meningkatkan kelenturan tubuh, hingga mengurangi rasa sakit akibat peradangan.

6. Melakukan bedah

Jalan terakhir yang bisa dilakukan untuk mengobati osteoarthritis adalah dengan melakukan pembedahan. Dokter yang bisa melakukan ini. Misalnya saja dengan menjalani prosedur osteotomi lutut.

Waspadai penyakit osteoarthritis, dengan sigap memperhatikan gejala dan segera mengobatinya. Konsumsi berbagai vitamin dan suplemen tambahan untuk menjaga kesehatan tulang, misalnya saja seperti Osteor Box, Osteor Plus Box, dan Osteor C-Krim dari Pyfa Health. Semoga bermanfaat.

Sepertinya kami tidak dapat menemukan apa yang Anda cari. Mungkin dengan pencarian dapat membantu.