• shopee-bigramadhansale-1920x745

Mineral

Mineral – Seperti yang sudah diketahui, tubuh membutuhkan berbagai asupan nutrisi yang bergizi dan baik untuk tubuh. Nah, salah satu nutrisi tersebut adalah mineral. Kebutuhan mineral untuk tubuh memang hanya diperlukan dalam jumlah sedikit namun terdapat beragam jenis mineral yang perlu kamu ketahui dan memiliki peran penting untuk tubuh. Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai pengertian, manfaat, jenis, dan darimana kita bisa mendapatkan mineral untuk tubuh dalam artikel berikut ini.

Mineral Adalah...

Mineral Adalah…

Mineral adalah sejumlah elemen yang tersebar di bumi dan makanan yang diperlukan tubuh. Mineral memiliki fungsi untuk tubuh agar dapat berkembang dengan normal. Untuk tubuh, mineral yang dibutuhkan disebut dengan mineral esensial.

Mineral esensial sendiri terbagi atas dua kelompok yaitu mineral makro (macro minerals) yang lebih banyak dibutuhkan jumlahnya oleh tubuh dan mineral mikro (trace minerals) yang lebih sedikit dibutuhkan oleh tubuh.

Meski berbeda jumlah kebutuhannya, mineral makro dan mikro sama-sama harus dipenuhi karena berperan penting bagi tubuh. Kedua jenis mineral tersebut harus dikonsumsi dari pola makan yang bervariasi dan seimbang. Apabila tubuh mengalami kekurangan atau defisiensi mineral tertentu dapat menimbulkan penyakit bagi tubuh dan harus mengonsumsi suplemen mineral tambahan.

Manfaat Mineral Bagi Tubuh

Pada dasarnya, setiap mineral memiliki fungsi yang berbeda-beda bagi tubuh, termasuk menjaga kesehatan tulang, otot, jantung, dan otak agar dapat bekerja sesuai fungsi normalnya. Selain itu, terdapat pula fungsi mineral bagi tubuh lainnya yakni untuk membantu tubuh memproduksi enzim dan hormon.

Namun, secara umum mineral dalam tubuh berfungsi untuk menghasilkan enzim dan mengontrol tekanan osmotik pada tubuh. Mineral juga berguna untuk membentuk struktur jaringan lunak dan keras, merawat kesehatan tulang dan gigi, membantu pembentukan zat antibodi, membantu kontraksi otot dan respons saraf, serta mencegah nyeri pada otot.

Keberadaan mineral dalam tubuh juga dapat mengendalikan keseimbangan kadar air dan asam basa dalam darah, serta merawat fungsi otak. Dan yang terakhir berfungsi untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh serta menjaga kesehatan jantung dan saraf.

Jenis-jenis Mineral

Jenis-jenis Mineral

Seperti sudah disinggung sebelumnya, terdapat dua jenis kelompok mineral yaitu makro mineral dan mikro mineral. Berikut ini akan dipaparkan jenis-jenis mineral berdasarkan golongannya.

1. Makro mineral

Makro mineral adalah salah satu golongan mineral esensial yang fungsinya dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah banyak. Setidaknya, tubuh membutuhkan makro mineral di atas 100 mg per harinya. Nah berikut ini adalah jenis-jenis makro mineral yang perlu kamu ketahui.

  • Fosfor.
  • Kalsium.
  • Sulfur.
  • Magnesium.
  • Natrium.

Selain makro mineral, ada pula jenis mikro mineral yang perlu kamu ketahui. Berikut penjelasannya.

2. Mikro mineral

Mikro mineral juga merupakan salah satu golongan mineral esensial yang fungsinya juga dibutuhkan oleh tubuh. Berikut ini adalah jenis-jenis dari mikro mineral yang perlu diketahui.

  • Kromium.
  • Iodium.
  • Mangan.
  • Flour.
  • Selenium.

Lantas, apa saja makanan yang mengandung mineral? Simak berikut ini.

Makanan yang Mengandung Mineral

Makanan yang Mengandung Mineral

Mineral dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan yang tinggi akan mineral. Untuk itu, yuk simak sejumlah makanan yang tinggi akan kandungan mineral berikut ini.

1. Sayuran hijau

Sayur-sayuran yang berwarna hijau gelap merupakan salah satu sumber utama dari 6 dari 8 mineral penting yang diperlukan oleh tubuh seperti kalsium, tembaga, besi, kalium, magnesium, dan seng. Contoh sayuran hijau yang kaya akan mineral adalah kale, bayam, brokoli, sawi, dan lain-lain.

2. Ikan

Ikan juga menjadi salah satu sumber utama untuk 5 dari 8 mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. mineral-mineral yang terkandung dalam ikan seperti kalsium, kalium, fosfor, magnesium, dan selenium. Tak hanya itu, ikan juga merupakan sumber protein utama dan asam lemak Omega 3 yang baik untung jantung dan kesehatan tubuh kamu.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber utama 7 dari 8 mineral penting. Ini termasuk kalsium, tembaga, besi, fosfor, magnesium, selenium, dan seng. Kacang dapat membuat hati sehat dan bisa menjadi makanan penurun kolesterol.

4. Kerang

Salah satu jenis seafood seperti kerang menjadi salah satu sumber utama untuk 5 dari 8 mineral penting untuk tubuh. Mineral tersebut termasuk tembaga, besi, fosfor, selenium, dan seng. Untuk mendapatkan manfaat mineral kamu dapat mengonsumsi kerang ataupun mineral.

Mineral untuk Ibu Hamil

Mineral untuk Ibu Hamil

Kebutuhan nutrisi pada ibu hamil tentunya jauh lebih banyak dibandingkan biasanya. Apalagi, saat masa kehamilan masih awal, maka calon ibu harus menjaga asupan makanan untuk pertumbuhan janin. Salah satu nutrisi yang sangat penting pada ibu hamil adalah mineral.

Pengertian Mineral

Mungkin kamu pernah diajarkan di sekolah mengenai pengertian mineral. Pada dasarnya, mineral merupakan sebuah unsur kimia anorganik yang berasal dari sisa makanan yang telah hancur.

Kebutuhan mineral sendiri sebenarnya tidak begitu besar, yakni sekitar 5%. Akan tetapi, jumlah kecil tersebut sangat berarti, khususnya untuk ibu hamil.

Fungsi Mineral

Seperti yang sudah disebutkan bahwa kebutuhan mineral memang cukup kecil. Meskipun begitu, tetap memiliki peran penting untuk tubuh. Beberapa fungsi penting tersebut adalah sebagai berikut.

  • Unsur penting pembentukan tulang dan gigi.
  • Menjaga tekanan osmotik.
  • Transmisi impuls saraf dan juga kontraksi otot.
  • Menjaga keseimbangan asam dan basa tubuh.
  • Menjaga fungsional otak.
  • Mengurangi nyeri otot.

Dari poin-poin tersebut kita bisa melihat bahwa mineral memiliki peran penting di dalam tubuh kita.

Jenis Mineral untuk Ibu Hamil

Untuk masa kehamilan, mungkin kamu cukup jarang mendengar mineral pada bacaan tertentu. Tidak hanya membantu pertumbuhan janin saja, bahkan untuk kesehatan ibu itu sendiri, peran mineral cukup penting. Oleh sebab itu, beberapa jenis mineral yang sangat penting untuk ibu hamil adalah sebagai berikut.

1. Kalsium

Nama kalsium pastinya sangat sering kamu dengar atau baca dalam iklan komersial. Untuk ibu hamil, kebutuhan kalsium mencapai 1.000 miligram atau sekitar empat porsi setiap harinya. Tentunya sumber kalsium paling banyak ada di dalam segelas susu. Selain itu, sumber lainnya ada dalam satu sampai dua lembar keju, yoghurt, salmon, sarden, dan jagung jenis tortilla.

Fungsi kalsium pada ibu hamil adalah menambah pertumbuhan otot, jantung, darah, saraf, hingga sistem enzim pada janin. Untuk ibu itu sendiri, fungsi kalsium dapat mencegah terjadinya keracunan pada saat kehamilan, hingga mencegah keroposnya tulang ibu itu sendiri.

2. Zat besi

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil adalah 30 mg setiap harinya. Fungsi zat besi pada ibu hamil antara lain pembentukan sel darah merah pada janin dan ibu, mencegah kekurangan darah merah pada janin, serta ibu yang mengandungnya dapat menjaga kehamilan agar tetap kuat hingga masa bersalin, dan juga membantu pembuatan sistem enzim pada ASI saat bayi lahir.

Sumber utama dari zat besi ini adalah daging, hati, telur, ikan, susu, berbagai buah-buahan, sayur-sayuran, hingga kacang-kacangan. Untuk jenis daging yang banyak ada di dalam ayam dan juga sapi. Begitu juga hati yang memiliki banyak zat besi adalah hati sapi.

3. Seng (Zn)

Mineral dalam bentuk seng ini juga sangat penting untuk tubuh manusia maupun pada ibu hamil. Beberapa fungsi utama seng pada tubuh adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada janin dan juga ibu hamil. Dengan begitu, berbagai penyakit akan mudah menyerang sel-sel dalam tubuh dan juga tidak menghambat pertumbuhan janin. Sumber seng lebih banyak ada di dalam makanan seafood atau makanan laut.

4. Fosfor

Fosfor merupakan salah satu mineral yang juga penting untuk tubuh. Fungsi fosfor sendiri untuk pembentukan tulang dan juga gigi pada janin. Sekilas mirip dengan kalsium, akan tetapi fosfor hanya fokus pada bagian gigi dan tulang saja. Sumber fosfor ada di dalam makanan laut dan juga susu.

5. Yodium

Unsur mineral terakhir yang penting pada ibu hamil adalah yodium. Mungkin kamu juga pernah mendengar bahwa kandungan yodium tertinggi ada di dalam garam. Peran yodium sangat penting untuk pembentukan otak pada janin dan juga dapat mencegah terjadinya keguguran pada ibu hamil.

Jenis Mineral yang Dibutuhkan Oleh Tubuh Antara Lain...

Jenis Mineral yang Dibutuhkan Oleh Tubuh Antara Lain…

Nutrisi di dalam tubuh manusia memiliki banyak macamnya. Mulai dari protein, karbohidrat, lemak, hingga mineral. Untuk poin terakhir, terkadang jarang sekali dibahas. Padahal, mineral merupakan salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Jika kamu mendengar tentang mineral mungkin lebih identik dengan air mineral. Akan tetapi, mineral tidak hanya itu saja.

Jenis Mineral pada Tubuh

Mineral pada manusia dibagi dalam kedua jenis sebagai berikut.

1. Makro mineral

Makro mineral merupakan salah satu jenis mineral yang sangat dibutuhkan pada tubuh dalam jumlah banyak. Artinya, jika manusia kekurangan jenis mineral ini akibatnya sangat fatal. Oleh sebab itu, untuk jenis makro mineral, sebisa mungkin harus dipenuhi dalam kebutuhan tubuh.

2. Mikro mineral

Jenis mikro mineral merupakan kebalikannya dari makro, yakni jenis mineral yang jumlahnya sedikit diperlukan pada tubuh. Meskipun secara kebutuhan sedikit, namun bukan berarti tidak dibutuhkan sama sekali. Jenis mineral ini masih diperlukan namun walaupun berkurang tidak begitu berpengaruh besar pada tubuh karena memiliki penggantinya.

Jenis Mineral yang Dibutuhkan Tubuh

Setelah kita mengetahui apa saja jenis mineral yang ada di dalam tubuh, kini kita telah lebih lanjut apa saja jenis mineral yang dibutuhkan tubuh. Untuk lebih mempermudah, kita kembali bagi berdasarkan makro dan mikro mineral. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut.

Jenis makro mineral:

1. Fosfor

Fosfor merupakan salah satu jenis mineral yang termasuk ke dalam jenis makro mineral. Hal tersebut wajar saja mengingat fosfor memiliki fungsi sangat penting dalam tubuh. Fosfor merupakan salah satu komponen dalam pembentukan enzim dan juga sel-sel tubuh. Ditambah lagi, di dalam fosfor juga terdapat peran dalam menjaga kesehatan tulang kita.

Asupan fosfor pada tubuh sekitar 700 mg dalam satu hari. Contoh makanan yang mengandung fosfor antara lain daging ayam, ikan-ikanan, dan juga daging sapi. Di bagian ini, kamu jangan berlebihan dalam mengonsumsinya. Makanlah secukupnya saja.

2. Kalsium

Salah satu bagian dari mineral ini tentunya hampir semua orang tahu. Kegunaan kalsium adalah menjaga kepadatan tulang agar tetap kuat sehingga tidak mudah keropos. Selain itu, kegunaan kalsium adalah bahan untuk membekukan darah ketika kita terluka, mengendalikan berbagai enzim di dalam tubuh, dan juga dapat memelihara tubuh untuk ibu hamil.

Untuk jenis makanan dan minuman yang memiliki sumber kalsium adalah susu, yoghurt, keju, dan berbagai macam makanan laut. Secara ideal, tubuh manusia membutuhkan kalsium sebanyak 1.200 mg setiap harinya. Meskipun begitu, kebutuhan tersebut bisa saja berbeda-beda tergantung usia dan juga kondisi kesehatannya.

3. Magnesium

Magnesium sangat diperlukan pada tubuh, khususnya pada kontrol tekanan dan gula darah sehingga adanya kontraksi pada otot. Salah satu jenis mineral ini juga sangat penting dalam menghantarkan sinyal perintah pada saraf. Makanan yang mengandung magnesium antara lain kacang-kacangan, sayuran hijau, alpukat, dan coklat.

4. Natrium

Jenis makro mineral terakhir adalah natrium. Fungsi utama natrium pada tubuh adalah mengatur keseimbangan kadar air pada tubuh manusia. Natrium sendiri sangat banyak pada garam dan juga penguat rasa lainnya. Maka dari itu, meskipun natrium itu penting, kamu jangan berlebihan mengonsumsinya.

Jenis mikro mineral:

1. Yodium

Mineral yodium merupakan bagian penting dalam hormon tiroid. Fungsinya sendiri adalah mengatur metabolisme tubuh manusia agar tetap terjaga. Kamu dapat menemukan sumber yodium pada makanan laut. Contohnya seperti ikan, rumput laut, dan juga udang.

2. Mangan

Mangan merupakan salah satu jenis mineral yang berfungsi untuk regenerasi sel-sel darah merah, pembentukan tulang, dan juga siklus reproduksi. Sumber utama mangan ada dalam udang, gandum, dan berbagai biji-bijian.

3. Selenium

Fungsi utama selenium adalah untuk pembentukan DNA, mencegah kerusakan sel-sel tubuh, hingga menjaga hormon tiroid. Sumber utama Selenium ada di dalam daging ayam, berbagai macam ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan juga jamur.

4. Kromium

Jenis mikro mineral yang terakhir adalah kromium. Fungsi utama kromium adalah untuk mengatur kadar glukosa darah dan juga mengaktifkan hormon insulin. Sumber utama kromium terdapat di dalam daging, sayuran, hingga produk olahan susu. Meskipun memiliki kandungan cukup sedikit, namun kromium tetap dibutuhkan tubuh.

Demikian berbagai jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan selalu jaga kesehatan.

Fungsi Mineral Bagi Tubuh

Fungsi Mineral Bagi Tubuh

Di dalam tubuh kita terdapat banyak nutrisi yang sangat penting. Berbagai nutrisi tersebut membuat kita selalu sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Salah satu nutrisi yang bermanfaat adalah mineral.

Mungkin kamu sering mendengar nama mineral ini dalam minuman, namun kira-kira apa itu mineral dan fungsinya bagi tubuh? Yuk, kita simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Mineral

Dalam hal gizi dan nutrisi, mineral merupakan sebuah elemen yang tersebar di bumi. Mineral yang dibutuhkan oleh tubuh disebut dengan mineral esensial dan dibutuhkan dalam jumlah yang tidak banyak. Untuk bisa mengetahui besarnya kebutuhan mineral, maka kita bisa mengacu pada AKG atau Angka Kebutuhan Gizi.

Pada dasarnya, sumber mineral manusia berasal dari makanan yang bermacam-macam dengan gizi yang seimbang. Meskipun begitu, ada juga ada beberapa orang yang harus mendapatkan mineral dari suplemen makanan.

Jenis-jenis Mineral

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa mineral pada manusia dibagi menjadi dua bagian. Pertama adalah mineral makro dan kedua bernama mineral mikro. Kedua jenis mineral tersebut memiliki perbedaan seperti di bawah ini.

  • Mineral makro

Mineral makro merupakan jenis mineral di dalam tubuh yang memerlukan jumlah banyak atau besar. Untuk rentang kebutuhan mineral makro ada di kisaran belasan sampai ribuan miligram per harinya.

Dari jenis-jenisnya, fungsi mineral makro adalah sebagai berikut.

1. Natrium

Natrium merupakan jenis mineral populer yang sering ditemukan pada garam dapur. Fungsi utama mineral natrium ini adalah menjaga keseimbangan cairan, transmisi, pesan antar sel saraf, bahkan berperan dalam kontraksi pada otot. Natrium tidak hanya terkandung pada garam dapur saja, tetapi juga ditemukan pada kecap, dan juga makanan olahan.

2. Klorida

Jenis mineral lainnya adalah klorida. Bisa dikatakan, klorida adalah pasangan natrium dalam garam dapur. Tidak jauh berbeda dengan natrium, klorida juga berperan di dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh seperti asam lambung. Selain itu, klorida juga berperan dalam mengaktifkan sel yang memproduksi sistem imun.

3. Kalium

Kalium atau bisa juga disebut sebagai potasium adalah jenis mineral yang terkandung di dalam daging, susu, buah-buahan, sayuran, legum, dan juga berbagai biji-bijian. Fungsi kalium adalah dapat menjaga keseimbangan cairan, perpindahan pesan antar sel saraf, dan juga berperan di dalam kontraksi otot.

4. Kalsium

Nah, kalsium adalah jenis mineral yang sangat populer dibandingkan lainnya. Kalsium sudah terkenal sebagai zat untuk pemeliharaan tulang dan gigi, kontraksi serta relaksasi otot, aktivasi saraf, sampai dalam proses pembekuan darah. Bahkan, kalsium juga berperan untuk pengaturan tekanan darah dan juga kesehatan sistem imun.

5. Fosfor

Tidak jauh berbeda dengan kalsium, fosfor berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Ditambah lagi, di dalam fosfor berperan dalam keseimbangan asam basa yang ditemukan dalam setiap sel.

6. Magnesium

Fungsi utama magnesium adalah membuat protein, kontraksi otot, transmisi pesan antar sel saraf, dan juga menjaga kesehatan sistem imun.

7. Sulfur

Jenis mineral makro terakhir adalah sulfur. Jenis mineral satu ini ditemukan dalam molekul protein. Mineral ini juga sering kita konsumsi dengan jenis protein lainnya.

  • Mineral mikro

Jika sebelumnya jenis mineral makro membutuhkan jumlah banyak, maka pada jenis mineral mikro hanya perlu dalam jumlah kecil. Untuk jenis mineral mikro hanya berkisar kurang dari 100 miligram per harinya.

Dari jenis-jenisnya, fungsi mineral mikro adalah sebagai berikut.

1. Zat besi

Jenis mineral populer ini termasuk ke dalam mineral mikro. Fungsi zat besi adalah menjaga metabolisme energi dan menjadi bagian dari hemoglobin dalam sel darah. Dengan begitu, oksigen bisa beredar ke seluruh tubuh.

2. Zinc

Zinc merupakan salah satu zat yang terdapat di dalam daging sapi, ikan, ayam, dan berbagai sayuran. Fungsi zinc sendiri adalah terlibat dalam pembuatan protein, membantu perkembangan janin, menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, dan juga membantu kesuburan pada pria.

3. Yodium

Jenis mineral mikro ini terdapat di dalam hormon tiroid. Yodium memiliki fungsi untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan tubuh hingga menjaga metabolisme tubuh agar tetap sehat. Sumber yodium ada di dalam makanan laut dan juga garam dapur beryodium.

Demikian beberapa fungsi mineral pada tubuh. Semoga artikel bermanfaat.

Apa Fungsi Mineral Kalsium?

Apa Fungsi Mineral Kalsium?

Jika kita mendengar istilah kalsium, maka pikiran langsung tertuju pada zat untuk menguatkan tulang. Hal ini tidak mengherankan sebab beberapa dokter dan produk iklan telah menginformasikan hal tersebut sejak lama. Memang, kalsium sendiri merupakan salah satu jenis mineral tubuh yang menyumbang sekitar 2% dari seluruh berat tubuh.

Meskipun lebih dikenal sebagai vitamin untuk kesehatan tulang, pada dasarnya kalsium memiliki fungsi lainnya pada tubuh manusia. Untuk mengetahui apa saja fungsi lainnya, yuk ikuti ulasan lengkapnya di bawah ini.

Fungsi Kalsium pada Tubuh Manusia

1. Dapat menjaga kerja jantung

Selain untuk tulang, kalsium juga berperan dalam mengatur ritme dan detak jantung. Hal tersebut bisa terjadi karena kalsium juga bisa beredar di dalam darah. Pada dasarnya, kalsium darah diatur oleh kelenjar tiroid dan juga paratiroid.

Apabila kalsium mengalami kekurangan, maka kalsium di dalam tulang akan diambil oleh kelenjar tiroid maupun paratiroid. Begitu juga sebaliknya, saat kalsium di dalam darah terlalu banyak, maka kalsium tersebut akan disimpan pada tulang atau bahkan dikeluarkan melalui urine maupun feses.

2. Berperan dalam kontraksi dan relaksasi otot

Kalsium juga berperan penting dalam kontraksi dan juga relaksasi otot. Bagian otot yang bernama serabut otot atau juga miofibril akan mengerut dan membentuk kontraksi otot. Dengan begitu, otot dapat meregang untuk membentuk relaksasi otot.

Pada dasarnya, setiap miofibril akan dikelilingi oleh retikulum sarkoplasma. Di sinilah perubahan konsentrasi kalsium membuat serabut otot berkontraksi maupun melakukan relaksasi.

3. Berperan dalam pembekuan darah

Kalsium, vitamin K, serta protein bersama-sama menjadi fibrinogen dan akan bekerja saat terjadi luka. Selama ini, kita mengenal trombosit sebagai sel untuk membekukan darah. Namun, mekanisme pembekuan darah melibatkan zat lain seperti kalsium ini.

4. Berperan dalam sistem saraf

Sel-sel saraf merupakan salah satu komponen utama dalam penyusunan sistem saraf manusia. Otak akan mengontrol tubuh kita melalui jaringan saraf tersebut. Caranya sendiri melalui impuls saraf yang merambat untuk mengirim perintah maupun respon ke otak. Pada sistem impuls saraf itulah peran kalsium berada.

Pada saat serabut saraf sedang istirahat atau tidak sedang menghantarkan impuls, maka disebut dengan keadaan terpolarisasi. Di kondisi tersebut, permukaan luar serabut saraf akan bermuatan positif lalu di bagian dalamnya justru negatif. Nah, ion kalsium atau Ca2+ berperan sebagai pesan kedua untuk proses neurotransmiter di ujung sel saraf.

5. Mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular

Ternyata, kalsium telah banyak diusulkan untuk menjadi obat agar dapat mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular. Hal itu dikarenakan kalsium dinilai dapat menurunkan penyerapan lemak di bagian usus halus, dapat meningkatkan ekskresi lemak, dan menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Hal ini masih menjadi perdebatan hingga sekarang.

6. Dapat menghindari kanker kolon dan rektum

Di dalam berbagai studi menunjukkan bahwa asupan kalsium tinggi pada makanan maupun suplemen memiliki keterikatan dengan penurunan risiko kanker usus besar. Bahkan, di dalam penelitian lainnya menunjukkan bahwa pria maupun wanita yang mengonsumsi 700 hingga 800 mg kalsium per harinya mempunyai risiko terkena kanker usus besar lebih rendah. Persentasenya bisa mencapai 40 hingga 50 persen.

7. Menjaga berat badan secara ideal

Untuk kamu yang sedang diet, mengonsumsi makanan atau minuman berkalsium bisa menjadi pilihan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mendapatkan asupan dengan kalsium tinggi bisa menurunkan berat badan hingga risiko obesitas.

Saat mengonsumsi kalsium dalam kadar tinggi dapat mengurangi konsentrasi kalsium dalam lemak. Dengan menurunnya konsentrasi kalsium, maka dapat meningkatkan proses pemecahan lemak dan bisa mengurangi banyaknya lemak di dalam sel.

Demikian beberapa penjelasan mengenai apa fungsi mineral kalsium selain untuk tulang. Semoga bermanfaat.

Macam-macam Mineral dan Manfaatnya

Macam-macam Mineral dan Manfaatnya

Berbagai nutrisi di dalam tubuh bisa bermacam-macam. Mulai dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin, hingga mineral. Untuk mineral sendiri merupakan jenis nutrisi yang sangat penting untuk tubuh.

Seperti yang kita tahu bahwa tubuh sangat membutuhkan mineral agar bisa membantu dalam proses metabolisme tubuh. Salah satunya adalah menjadi bahan baku untuk kinerja enzim. Di dalam mineral sendiri memiliki beragam jenis sesuai dengan manfaatnya masing-masing. Untuk lebih jelas tentang beragam jenis mineral, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Macam-macam Mineral

1. Kalsium (Ca)

Jenis mineral yang satu ini pastinya sudah tidak asing bagi kamu. Apalagi, jika kamu sering minum susu akan selalu ada nutrisi bernama kalsium. Memang, kalsium sering menjadi trademark tersendiri untuk beragam produk susu.

Pada dasarnya, kalsium memang berperan dalam pembentukan tulang dan juga menjaga kesehatan tubuh. Pada saat seseorang kekurangan kalsium, maka sangat rentan terkena mengalami penyakit osteoporosis. Maka dari itu, kalsium begitu dibutuhkan oleh tubuh.

2. Klorida (Cl)

Jenis mineral lainnya adalah klorida atau memiliki nama kimia “Cl”. Bisa dikatakan, mineral klorida sangat berperan sebagai elektrolit dan membantu memproduksi asam lambung. Ketika tubuh kita kekurangan klorida, maka bisa terjadi gangguan seperti pertumbuhan, kepala pusing, tubuh lemah, hingga terjadi kram. Klorida juga berfungsi untuk mengaktifkan sel-sel yang dapat memproduksi imun.

3. Magnesium (Mg)

Magnesium merupakan salah satu jenis mineral yang berguna dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, mineral juga memiliki peran sebagai kofaktor enzim, fungsi pada otot, dan juga saraf. Ketika kita kekurangan magnesium, maka berisiko terkena penyakit jantung koroner.

4. Kalium (K)

Kalium sangat dibutuhkan tubuh untuk membentuk aktivitas pada otot jantung, regulasi osmosis, dan juga fungsi otot serta saraf. Selain itu, kalium juga memiliki fungsi sebagai kofaktor enzim dan metabolisme energi. Jika kita kekurangan kalium, maka sangat berisiko terkena diare, muntah, lemah otot, serta turunnya tekanan darah.

5. Tembaga (Cu)

Pada dasarnya, tembaga memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan kalium, yakni sebagai kofaktor enzim dan metabolisme energi. Fungsi lainnya pada tembaga ini adalah sebagai antioksidan, membantu fungsi saraf, sehingga dapat melakukan sintesis jaringan pengikat. Ketika kamu kekurangan tembaga, maka tubuh bisa mengalami gangguan saraf, depigmentasi rambut, anemia, dan gangguan tulang.

6. Zat Besi (Fe)

Di dalam darah, terdapat zat besi yang berperan dalam mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Jenis mineral satu ini sangat dibutuhkan untuk kofaktor enzim, fungsi otak dan otot, serta memperkuat sistem imunitas di dalam tubuh. Ketika kamu kekurangan zat besi, maka bisa memicu terjadinya gangguan seperti pusing, lemas, dan bahkan anemia.

7. Zinc (Zn)

Untuk bisa menjaga fungsi membran, sistem imun, dan juga antioksidan, maka kita membutuhkan jenis mineral bernama zinc. Pada saat tubuh kekurangan zinc, maka bisa memberikan dampak buruk seperti gangguan kulit, menurunnya kadar kolesterol baik atau HDL, hingga nafsu makan turun.

8. Fluorida (F)

Nah, saat kita melihat iklan produk pasta gigi, cukup sering mendengar zat ini. ya. Fluorida merupakan jenis mineral yang berperan dalam kesehatan gigi. Secara khusus, fluorida bisa menghambat timbulnya karang gigi. Maka dari itu, ketika kita kekurangan flourida bisa memberikan masalah pada gigi.

9. Iodium (I)

Iodium sangat berguna untuk fungsi reproduksi, metabolisme, dan juga pertumbuhan tubuh. Maka dari itu, ketika kekurangan iodium, maka bisa memicu terjadinya penyakit gondok yang cukup terkenal. Selain itu, kekurangan Iodium juga memicu tubuh menjadi kerdil, pertumbuhan terhambat, hingga gangguan mental.

10. Selenium (Se)

Jenis mineral yang terakhir adalah selenium. Bisa dikatakan, selenium memiliki peran sebagai antioksidan sehingga dapat membantu adanya racun di dalam tubuh. Selain itu, selenium juga bisa membantu hormon, sistem imun, dan juga melindungi sel dari proses oksidasi. Saat tubuh kekurangan selenium maka bisa memicu terjadinya masalah di bagian jantung dan juga gangguan sistem kekebalan tubuh.

Demikian macam-macam mineral dan manfaatnya untuk tubuh. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat.

Contoh Sayuran Akar

8 Contoh Sayuran Akar yang Menyehatkan Tubuh

Contoh Sayuran Akar – Apakah kamu pernah mendengar sayuran akar? Tanaman ubi, kentang, atau wortel merupakan beberapa contoh dari sayuran akar. Dari sana, kita bisa tahu bahwa beberapa jenis sayuran yang kita konsumsi merupakan bagian dari sayuran akar. Apa Itu Sayuran Akar? Sayuran akar merupakan salah satu jenis sayuran yang sumber atau cadangan makanannya berasal …

8 Contoh Sayuran Akar yang Menyehatkan Tubuh Selengkapnya »

Apa yang Sebaiknya Kita Lakukan Supaya Terhindar dari Kelainan Tulang Lordosis Kifosis dan Skoliosis

Apa yang Sebaiknya Kita Lakukan Supaya Terhindar dari Kelainan Tulang Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis?

Apa yang Sebaiknya Kita Lakukan Supaya Terhindar dari Kelainan Tulang Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis – Lordosis, kifosis, dan skoliosis adalah jenis-jenis kelainan pada tulang belakang yang bisa mengubah postur tubuh penderitanya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari gangguan kesehatan tulang tersebut, antara lain adalah sebagai berikut. Apa yang Sebaiknya Kita Lakukan Supaya Terhindar …

Apa yang Sebaiknya Kita Lakukan Supaya Terhindar dari Kelainan Tulang Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis? Selengkapnya »

Yang Harus Diperhatikan Lebih Awal dalam Pembuatan Jus Sayuran dan Buah Adalah

5 Hal yang Harus Diperhatikan Lebih Awal dalam Pembuatan Jus Sayuran dan Buah

Yang Harus Diperhatikan Lebih Awal dalam Pembuatan Jus Sayuran dan Buah Adalah? – Jus merupakan minuman yang terbuat dari buah, sayuran, ataupun kombinasi keduanya. Karena kandungan vitamin dan mineral yang tinggi, jus pun bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan asupan penting harian tubuh. Dengan terpenuhinya asupan tersebut, maka tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai …

5 Hal yang Harus Diperhatikan Lebih Awal dalam Pembuatan Jus Sayuran dan Buah Selengkapnya »

Buah dan Sayuran Dapat Diolah Menjadi Minuman Kesehatan Karena Banyak Mengandung

Buah dan Sayuran Dapat Diolah Menjadi Minuman Kesehatan Karena Banyak Mengandung?

Buah dan Sayuran Dapat Diolah Menjadi Minuman Kesehatan Karena Banyak Mengandung? – Peran buah dan sayur sebagai sumber pangan tentu memiliki peran yang sangat penting. Selain dijadikan sebagai makanan, buah dan sayur juga kerap diolah menjadi minuman segar. Tak hanya sebagai pelepas dahaga, minuman yang terbuat dari buah dan sayur juga dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. …

Buah dan Sayuran Dapat Diolah Menjadi Minuman Kesehatan Karena Banyak Mengandung? Selengkapnya »

Makanan yang Mengandung Zinc

7 Makanan yang Mengandung Zinc yang Harus Kamu Tahu

Makanan yang Mengandung Zinc – Salah satu jenis mineral yang diperlukan oleh tubuh untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh adalah zinc. Mineral satu ini sayangnya belum bisa diproduksi oleh tubuh. Padahal, zinc sendiri memiliki beragam manfaat untuk tubuh, mulai dari memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga pembentukan sel, mempercepat proses penyembuhan luka, hingga memecah karbohidrat. Untuk memenuhi …

7 Makanan yang Mengandung Zinc yang Harus Kamu Tahu Selengkapnya »