• Banner Blog - Pyfahealth Official Store

Kalsium

Kalsium – Ada yang belum tahu apa itu kalsium? Kalsium sering dikaitkan dengan kesehatan tulang. Kalau ingin tulangmu sehat, kamu bisa meminum susu dengan tinggi kalsium. Hal ini dikarenakan kandungan kalsium baik untuk tulang. Padahal, manfaat kalsium tidak sebatas itu. Kamu masih bisa merasakan kegunaan lain dari kalsium kalau mengonsumsinya dengan cukup. Kalsium sendiri adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Manfaat Kalsium

Manfaat Kalsium

Lantas, apa saja manfaat dari kalsium? Simak selengkapnya berikut ini.

1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Tulang memiliki dua sel utama yaitu osteoblas dan osteoklas. Osteoblas mendukung pembentukan, pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan tulang. Sedangkan osteoklas bermanfaat untuk proses perombakan tulang ketika sel-sel tulang dihancurkan. Untuk melakukan fungsinya dengan baik, tulang membutuhkan kalsium yang cukup. Ketika kamu mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium, tubuh akan otomatis menyerapnya, dibantu oleh sel osteoblas. Tetapi, efektivitas penyerapan kalsium berbeda-beda pada setiap orang, tergantung faktor usia, zat gizi lain, dan jenis kelamin.

2. Kebutuhan kalsium ibu hamil

Ibu hamil membutuhkan nutrisi lebih banyak daripada orang pada umumnya. Hal ini dikarenakan ada dua nyawa yang sedang bertahan hidup pada satu tubuh, si ibu dan si janin. Kalsium sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Mengurangi risiko hipertensi.
  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Mengurangi risiko preeklampsia.
  • Membantu pembekuan darah.
  • Mengoptimalkan perkembangan saraf dan otot janin.
  • Mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan kesehatan gigi janin.
  • Melangsingkan tubuh.

Selain untuk kesehatan tulang, kalsium juga baik untuk postur tubuhmu. Kalsium akan membantu tubuh membakar lemak secara maksimal. Karena itu, mengonsumsinya baik untuk metabolisme tubuh, apalagi jika kamu sedang ingin melangsingkan tubuhmu.

3. Mendukung kesehatan jantung

Mengonsumsi bermacam nutrisi akan membuat jantung kamu sehat. Tidak terkecuali untuk kalsium. Kalau kamu menjaga asupan kalsium sesuai kebutuhan, jantung akan terjaga kesehatannya.

4. Mengatasi nyeri haid

Sebagian orang yang memiliki alergi susu, biasanya akan cepat merasa ingin Buang Air Besar (BAB) saat meminum susu. Beda ceritanya dengan kaum wanita yang sedang haid. Konsumsi susu atau kalsium akan membantu dalam mengatasi nyeri haid.

Sumber Kalsium

Sumber Kalsium

Manfaat kalsium ternyata beragam. Sama seperti nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh, perannya tidak bisa digantikan dengan yang lain. Kalau sudah begini, sebaiknya mulai memperhatikan makanan apa saja yang mengandung kalsium tinggi.

Makanan yang mengandung kalsium tinggi

Banyak makanan yang mengandung kalsium di dalamnya. Tapi, tidak semua memiliki kandungan yang tinggi. Saat kamu memerlukan konsumsi kalsium lebih banyak, sebaiknya memakan makanan dan minuman berikut ini,

  • Susu.
  • Yoghurt.
  • Keju.
  • Sayuran berwarna hijau, seperti bayam, brokoli, bok choy, kale, dan sawi hijau.
  • Makanan laut, seperti ikan salmon, tongkol, dan sarden.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang tanah, kedelai, almond, biji wijen, dan biji chia.
  • Makanan yang diperkaya kalsium, seperti roti, sereal, hingga oatmeal.

Selanjutnya, apa saja gejala kekurangan kalsium? Simak berikut ini.

Gejala Kekurangan Kalsium

Gejala Kekurangan Kalsium

Kalsium harus dikonsumsi dengan kadar yang memenuhi kebutuhan tubuh kamu. Akan jadi masalah kalau ternyata kamu kekurangan nutrisi ini. Setidaknya, kamu akan merasakan gejala-gejala berikut ini jika kekurangan kalsium.

  • Kesemutan.
  • Kejang.
  • Kram dan nyeri otot.
  • Mudah lelah.
  • Rambut dan kuku rapuh.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Gangguan psikologis, seperti mudah lupa, sering kebingungan, sampai depresi.
  • Tulang rapuh atau mudah patah, meskipun tidak mengalami cedera berat.

Jangan sampai kamu mengalami kekurangan kalsium. Sebab jika itu terjadi, inilah efek samping atau akibat kekurangan kalsium yang wajib kamu ketahui.

Akibat Kekurangan Kalsium

Akibat Kekurangan Kalsium

Itu tadi gejala kekurangan kalsium. Ketika ini terjadi, segeralah mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium. Kalau tidak, kamu akan merasakan akibat kekurangan kalsium seperti berikut ini.

1. Menderita kelainan tulang

Kelainan tulang akan terlihat dari perubahan tekstur tulang. Tekstur tulang yang dimaksud yaitu rapuh dan lunak. Anak dan orang dewasa akan mudah mengalami nyeri atau rasa lemah pada otot. Alhasil, pertumbuhan akan ikut terhambat.

2. Berisiko tinggi terkena osteoporosis

Osteoporosis akan membuat tulang kamu keropos dan mudah patah. Hati-hati, ini tidak hanya bisa dirasakan oleh orang lanjut usia. Kalau kekurangan kalsium sejak dini, anak-anak juga bisa ikut mengalaminya.

3. Pertumbuhan anak tidak maksimal

Bukan rahasia umum, kalau mau tubuh anak tinggi, si anak harus banyak mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalsium. Kekurangannya akan membuat pertumbuhan anak tidak maksimal. Tinggi anak bisa lebih pendek dibandingkan teman-teman sebayanya.

Bijaklah dalam menjaga nutrisi tubuh. Asupan kalsium harus kamu perhatikan juga. Kalau perlu, konsumsi suplemen tambahan untuk memastikan kebutuhan kalsium kamu tercukupi, misalnya saja seperti Cataro dari Pyfa Health.

Sayuran yang Mengandung Kalsium

Sayuran yang Mengandung Kalsium

Umumnya, orang-orang beranggapan bahwa untuk mendapat asupan kalsium harus minum susu. Hal tersebut memang tidak sepenuhnya salah, namun susu bukan satu-satunya sumber kalsium. Masih banyak lho jenis makanan lainnya yang mengandung kalsium yang baik untuk tubuh, seperti sayuran. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja sayuran yang mengandung kalsium, berikut ini adalah beberapa sayuran yang tidak dapat diremehkan kandungan kalsiumnya.

1. Bayam

Sayuran bayam menjadi sayur pertama yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Sayur ini mudah didapat dan tinggi serat, serta termasuk ke dalam makanan sumber kalsium. Bayam setidaknya dapat menyumbang sekitar 200 miligram kalsium jika kamu mengonsumsinya secara rutin, lho.

2. Sawi hijau

Tahukah kamu, ternyata pada satu cangkir sayuran sawi hijau yang matang mengandung 268 miligram kalsium. Kandungan kalsium pada jumlah tersebut sudah cukup memenuhi kebutuhan kalsium harian. Tak hanya itu saja, sawi hijau juga kaya vitamin A yang membantu menjaga mata tetap tajam seiring dengan pertambahan usia.

3. Brokoli

Sayuran dengan kandungan kalsium yang kedua adalah brokoli. Sayuran yang satu ini memang termasuk jenis sayuran super yang sangat kaya nutrisi. Sayur brokoli juga mengandung hampir dua kali vitamin C buah jeruk, lho. Yang perlu kamu ketahui, pada setidaknya dua gelas mentah brokoli mengandung 86 miligram kalsium.

4. Edamame

Edamame atau kedelai khas Jepang ini menjadi favorit bangsa China dan Jepang selama ribuan tahun. Tidak heran, karena selain enak, kandungan kalsium dalam secangkir edamame yang dimasak adalah 98 miligram. Tak hanya itu saja, edamame juga kaya protein non hewani yang kaya serat dan mengandung asam amino esensial.

5. Bok choy

Sayuran dengan kandungan kalsium selanjutnya adalah bok choy atau sawi Jepang. Diketahui bahwa kandungan kalsium dalam bok choy adalah 74 miligram per cangkir. Tidak hanya mengandung kalsium, sayuran ini juga merupakan sumber vitamin A, vitamin C, dan potassium yang berguna untuk kontraksi dan relaksasi otot. Apabila kamu sering mengalami kram otot adalah tanda kekurangan mineral ini. 5.

6. Rhubarb

Nama Rhubarb mungkin masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun, rhubarb juga menjadi salah satu sayuran dengan kalsium yang tinggi. Rhubarb memiliki batang berwarna merah dan daun berwarna hijau yang sering dikonsumsi oleh masyarakat asia bagian timur. Kalsium yang berasal dari rhubarb tergolong cukup tinggi. Pada satu cangkir (240 gram) rhubarb yang dimasak, mengandung 87 mg kalsium.

7. Okra

Sayur yang satu ini memang tidak memiliki banyak penggemar, karena teksturnya yang berlendir. Padahal, sayur okra memiliki kandungan kalsium yang tunggi dan menjadi salah satu sayuran yang tergolong kaya serat tidak larut yang berguna melancarkan buang air besar. Selain tinggi kalsium, okra juga menjauhkan risiko sembelit dan diare. Kandungan kalsium okra adalah 82 miligram per 1 gelas.

Kalsium untuk Ibu Hamil

Kalsium untuk Ibu Hamil

Semua orang selalu membutuhkan nutrisi untuk kesehatan tubuh di setiap harinya. Mulai dari usia anak hingga dewasa. Kebutuhan menjadi lebih tinggi jika kamu sedang hamil, karena ada dua individu yang memerlukan nutrisi, ibu dan janin.

Nutrisi ini beragam jenisnya. Mungkin kamu sering dengar ibu hamil membutuhkan asupan asam folat setiap harinya. Tapi, kalau kamu perhatikan, kalsium untuk ibu hamil juga tidak kalah penting. Maka tidak heran jika di supermarket banyak dijual susu khusus ibu hamil.

Manfaat Kalsium untuk Ibu Hamil

Kalsium untuk ibu hamil itu manfaatnya bermacam-macam. Karena manfaatnya yang banyak ini, kalsium untuk ibu hamil sifatnya wajib ibu perhatikan setiap hari. Di bawah ini adalah beberapa manfaat kalsium untuk ibu hamil.

1. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi

Pertumbuhan tulang dan gigi seseorang dipengaruhi oleh kalsium. Nutrisi ini sangat dibutuhkan dalam pembentukannya. Dan lagi, selain untuk membentuk tulang dan gigi, pemeliharaannya juga memerlukan kalsium. Dengan kalsium, bagian tulang dan gigi akan menguat.

Kalsium tidak hanya dibutuhkan oleh ibu, tapi juga bagi janin yang dikandungnya. Janin menyerap kalsium dari nutrisi ibu. Karena itu, ibu membutuhkan dua kali asupan kalsium setiap harinya. Begitupun dengan gigi, jika kalsium mencukupi, pada bulan ke-5 setelah lahir nanti akan mulai terlihat pertumbuhannya.

2. Memperkuat sistem saraf dan otot janin

Waktu berada di dalam kandungan adalah masa emas pertumbuhan janin. Semua jaringan dan organ dasar dibentuk pada saat ini. Selain tulang, sistem saraf dan otot juga tidak kalah penting.

Perkembangan sistem saraf dan otot janin juga membutuhkan asupan kalsium. Jaringan penting dalam tubuh ini otomatis menguat karena keberadaan kalsium yang cukup.

3. Mempertahankan kesehatan jantung

Kalsium untuk ibu hamil juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Nutrisi ini akan mengoptimalkan kontraksi jantung. Karena fungsinya berjalan dengan baik, kesehatan jantung pun dapat terjaga.

Selanjutnya dengan kontraksi pada jantung, darah akan dipompa ke seluruh bagian tubuh. Di sisi lain, kalsium mampu membuat konduksi jantung berfungsi, sehingga jantung dapat berdetak secara otomatis.

4. Menekan risiko hipertensi

Bagi ibu hamil, kondisi tekanan darah yang normal itu menjadi suatu kebutuhan. Tekanan darah tinggi atau hipertensi akan berbahaya bagi ibu hamil. Angkanya tidak boleh melebihi 140/90 mmHg,

Mengonsumsi kalsium yang cukup dapat menekan resiko hipertensi. Kalsium untuk ibu hamil akan membantu pembuluh darah melebar. Dengan begitu, tekanan darah akan terkontrol dengan baik.

Kebutuhan Kalsium untuk Tubuh

Tubuh selalu membutuhkan kalsium, berapapun usiamu, dan apapun kondisinya. Kebutuhan kalsium untuk ibu hamil bahkan lebih tinggi dari orang dewasa pada umumnya.

Sebenarnya, kebutuhan wanita di atas 18 tahun adalah 1.000 mg per hari. Dan jika masih berusia di bawah 18 tahun, kebutuhannya mencapai 1.300 mg kalsium per hari. Kalau untuk diri sendiri tidak meningkat. Tapi, karena diserap oleh janin, tidak menutup risiko ibu kekurangan kalsium.

Setidaknya, pastikan minimal 1.000 mg per hari itu terpenuhi. Ini setara dengan 3 gelas susu ukuran 230 ml. Atau, bisa juga 4 porsi makanan yang mengandung kalsium tinggi.

Makanan yang Mengandung Kalsium

Kamu bisa memperoleh kalsium dari beberapa makanan sehat yang alami. Ibu hamil, coba perhatikan asupan makanan kamu setiap hari, ya. Inilah beberapa rekomendasi makanan yang mengandung kalsium.

  • Susu dan produk turunannya seperti keju, es krim, dan yoghurt.
  • Sayur-sayuran hijau, di antaranya brokoli dan juga pakcoy.
  • Rumput laut.
  • Kacang kedelai dan produk olahannya, seperti tempe dan tahu.
  • Kacang-kacangan, di antaranya kacang almond, buncis, hingga biji wijen.
  • Beberapa makanan laut, misalnya udang.
  • Produk olahan mengandung kalsium, seperti roti dan oatmeal.

Jangan remehkan khasiat dari kalsium untuk ibu hamil. Ingat, kesehatan ibu akan mendukung kesehatan janin yang dikandungnya. Jika masih kekurangan, kalsium juga bisa diperoleh dari suplemen tambahan.

Kalsium untuk Ibu Menyusui

Kalsium untuk Ibu Menyusui

Kalsium merupakan salah satu jenis nutrisi penting yang harus dipenuhi oleh ibu hamil dan menyusui. Setidaknya, ibu menyusui pada setiap harinya membutuhkan paling tidak 1300 mg kalsium demi menjaga kesehatan tulang ibu serta mendukung tumbuh kembang bayi. Yuk, ketahui selengkapnya mengenai manfaat kalsium untuk ibu menyusui berikut ini.

Manfaat Kalsium untuk Ibu Menyusui

Asupan kalsium ini penting karena ibu menyusui sangat rentan terkena osteoporosis jika kekurangan kalsium. Bukan hanya itu saja, seorang ibu juga beresiko terserang sakit gigi, sakit tulang, serta nyeri otot jika kebutuhan kalsium tidak terpenuhi.

Perlu diketahui, bahwa fungsi kalsium ibu menyusui adalah sebagai penguat dan pengukuh tulang. Asupan kalsium juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, mengendalikan tekanan darah, dan juga mengoptimalkan kinerja sistem saraf.

Mengingat ASI menjadi sumber asupan nutrisi utama si kecil, maka kalsium juga dibutuhkan si kecil dalam masa pertumbuhan. Karena kalsium berperan penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi sangat tergantung dari kandungan kalsium yang masuk ke tubuh Ibu.

Sumber Kalsium untuk Ibu Menyusui

Ibu perlu memerhatikan makanan yang setiap hari dikonsumsi untuk memenuhi asupan kalsium dalam tubuh. Makanan yang mengandung kalsium yang tinggi yang bisa dikonsumsi misalnya saja seperti berikut ini.

  • Susu.
  • Keju.
  • Sayuran hijau.
  • Buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan buah bit.
  • Kacang-kacangan.

Selain asupan kalsium yang didapatkan dari makanan dan minuman, ibu menyusui juga dianjurkan mengonsumsi suplemen kalsium. Namun, tentu hal ini memerlukan saran dan pengawasan dari dokter, ya!

Kekurangan Kalsium Pada Ibu Menyusui

Pemenuhan kalsium ini juga harus dilakukan sejak saat ibu mengandung. Apabila seorang ibu tidak mendapatkan asupan kalsium yang semestinya, sejumlah risiko kesehatan bisa mungkin terjadi. Berikut ini adalah beberapa risiko yang mungkin terjadi bila inh menyusui kekurangan kalsium.

1. Sakit Gigi

Seperti yang sudah banyak diketahui, bahwa kalsium merupakan penunjang perkembangan tulang dan gigi. Jadi, ketika sang ibu menyusui, kalsium yang ada pada tubuh akan diserap oleh bayi, jadi Ibu memerlukan kalsium cadangan agar kesehatan tulang dan gigi Ibu juga terjaga. Nah, apabila ibu tidak memiliki asupan kalsium yang cukup, maka akan rentan mengalami sakit gigi yang mengganggu aktivitas harian.

2. Kualitas ASI berkurang

Jika ibu kekurangan asupan kalsium, maka produksi ASI juga akan terhambat. Pasalnya, kalsium adalah salah satu komponen ASI yang utama. Jadi, apabila asupan kalsium ini tidak terpenuhi, maka secara otomatis kualitas ASI juga akan berkurang dan berakibat pada kurangnya pemenuhan nutrisi untuk si kecil.

3. Mengalami insomnia

Salah satu kondisi yang rentan menyerang ibu menyusui adalah insomnia atau gangguan tidur. Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi karena terganggunya sistem fungsi saraf yang membuat organ penting seperti jantung berdetak tidak teratur.

4. Mengalami kram otot

Jika ibu kekurangan kalsium, maka kemungkinan yang bisa terjadi adalah timbulnya kram pada otot. Bisanya, gejala yang bisa mulai dirasakan adalah rasa sakit pada bagian paha, lengan, lalu berlanjut pada ketiak ketika digunakan untuk bergerak atau melakukan aktivitas tertentu.

5. Rentan terpapar virus atau bakteri

Risiko kurang kalsium pada ibu menyusui selanjutnya adalah menurunnya imunitas dan mudah terpapar virus atau bakteri dari luar. Bukan hanya untuk sang ibu, hak ini juga mengancam si kecil. Pasalnya, kalsium sendiri merupakan nutrisi penting yang dapat menangkal berbagai macam virus, bakteri, serta radikal bebas.

Penyakit Berupa Pengeroposan Tulang Akibat Kekurangan Kalsium Disebut...

Penyakit Berupa Pengeroposan Tulang Akibat Kekurangan Kalsium Disebut…

Tulang yang sehat memerlukan perawatan khusus. Yang paling penting adalah dengan memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuh setiap harinya. Kalsium mampu menjaga kekuatan tulang agar terhindar dari gangguan seperti pengeroposan.

Pengeroposan tulang adalah kondisi di mana kepadatan tulang berkurang karena kandungan kalsium di dalamnya berkurang bahkan hilang. Penyakit berupa pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium disebut osteoporosis.

Mengenal Osteoporosis

Osteoporosis menunjukkan bahwa tulang tidak lagi padat seperti yang seharusnya. Akibatnya, tulang mudah keropos dan juga rentan patah.

Kondisi ini paling umum dialami oleh orang tua, khususnya wanita yang mulai memasuki masa menopause. Bisa juga terjadi pada pria yang berusia lebih dari 65 tahun. Tapi, tidak menutup kemungkinan segala usia, termasuk anak-anak dan remaja bisa mengalami osteoporosis jika kekurangan sangat kalsium.

Kamu perlu mewaspadai penyakit pengeroposan tulang karena kekurangan kalsium ini. Bukan hanya dengan menjaga asupan kalsium setiap harinya, tapi juga dengan menjaga pola hidup sehat.

Ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Sebaiknya kamu menghindari kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, jarang berolahraga, serta tidak memperhatikan gizi dalam makanan yang kamu konsumsi setiap hari, terutama kandungan kalsium di dalamnya.

Gejala Osteoporosis

Osteoporosis tidak boleh disepelekan. Sebab, penyakit pengeroposan tulang karena kekurangan kalsium ini menyangkut dengan sistem rangka manusia. Lebih baik kamu mengenali gejala osteoporosis di bawah ini agar dapat segera melakukan penanganan yang tepat. Inilah gejala-gejala osteoporosis yang perlu kamu waspadai.

  • Nyeri di bagian punggung, sangat mungkin disebabkan tulang belakang patah.
  • Tinggi badan menurun atau berkurang dari sebelumnya.
  • Postur tubuhmu membungkuk.
  • Mudah patah tulang, bahkan meskipun disebabkan benturan yang ringan.

Pengobatan Pengeroposan Tulang

Osteoporosis sebetulnya tidak bisa diperkirakan sendiri. Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter. Pada kondisi yang umum, biasanya osteoporosis baru terdeteksi saat seseorang mengalami cedera patah tulang.

Dengan mengonsultasikan kondisi tubuhmu ke dokter, dokter akan mendiagnosis osteoporosis seperti apa yang terjadi dan bagaimana tingkat keparahannya. Kamu mungkin akan diminta melakukan Rontgen atau CT scan, agar dokter dapat melihat dengan jelas kondisi tulangmu.

Untuk memastikan kondisi tulang yang mengalami osteoporosis, dokter akan mengukur kepadatan tulang menggunakan dual energy X-Ray absorptiometry (DXA). Selanjutnya, pengobatan osteoporosis akan diberikan sesuai dengan tingkat keparahannya.

Beberapa pengobatan yang biasanya diberikan pada penderita osteoporosis adalah antibodi monoklonal, bifosfonat, dan terapi hormon. Untuk meningkatkan pembentukan tulang, obat seperti teriparatide dan abaloparatide juga bisa disarankan untuk dikonsumsi. Selama pengobatan, kamu dianjurkan untuk mengurangi aktivitas fisik.

Pencegahan Osteoporosis atau Pengeroposan Tulang

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kamu juga bisa mencegah tubuhmu mengalami osteoporosis, lho. Di antaranya dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti di bawah ini.

1. Mengonsumsi makanan kaya akan kalsium

Kalsium adalah nutrisi yang paling dibutuhkan untuk memperkuat tulang. Karena itu, kamu dapat mencegah penyakit pengeroposan tulang yang disebut osteoporosis dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang kaya akan kandungan kalsium di dalamnya.

Kalsium bisa kamu dapatkan dari produk susu dan turunannya, seperti keju. Nutrisi penting ini juga terkandung dalam sayuran hijau, kacang-kacangan, hingga makanan laut, seperti ikan salmon, udang, dan ikan sarden.

Orang dengan usia dewasa atau lebih dari 18 tahun, disarankan untuk mengonsumsi 1.000 miligram kalsium setiap harinya. Untuk para wanita berusia lebih dari 50 tahun dan lansia pria dan wanita di atas 70 tahun, dianjurkan mengkonsumsi kalsium lebih tinggi yaitu 1.200 miligram kalsium per hari.

2. Mengonsumsi makanan tinggi kalium dan protein

Tak hanya kalsium satu-satunya nutrisi yang penting untuk tulang. Nutrisi lain seperti kalium dan protein juga mampu memberikan manfaat baik untuk tulang. Yang terpenting, dapat membantu mencegah tulang mengalami pengeroposan.

Kalium bisa kamu dapatkan dari buah dan sayur, antara lain pisang, kismis, tomat, kentang, labu, bayam, dan kacang. Sedangkan protein bisa kamu peroleh dari daging-daging tanpa lemak, susu dan produk olahannya, serta telur.

3. Berjemur sinar matahari pagi

Menjemurkan tubuh di bawah sinar matahari pagi juga termasuk pola hidup sehat yang baik kamu lakukan setiap hari. Sinar matahari pagi akan memberikan tubuhmu nutrisi berupa vitamin D. Biasakan berjemur setidaknya 15 sampai 20 menit di pagi hari, ya.

Vitamin D dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang sehingga pertumbuhan sel tulang dapat meningkat dan tulang terhindar dari peradangan maupun pengeroposan.

4. Hindari kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol

Terapkan pola hidup sehat dengan menghindari kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol. Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan tembakau dapat memperlambat waktu penyembuhan tulang yang patah dan keropos.

Di sisi lain, konsumsi alkohol juga sama buruknya. Pasalnya, alkohol dapat memicu tubuh menurunkan kemampuannya dalam menyimpan kalsium. Padahal, kalsium yang tersimpan dalam tulang akan menguatkannya.

5. Lakukan aktivitas fisik

Menghindari osteoporosis bukan berarti kamu harus banyak beristirahat. Istirahatkanlah tubuhmu secukupnya. Tapi, juga imbangi dengan rutin melakukan aktivitas fisik.

Tubuh yang jarang digerakan memiliki risiko tinggi mengalami pengeroposan tulang. Kekuatan tulang itu dapat terbentuk dengan dukungan dari otot yang kuat juga. Penguatan otot terbangun dari kebiasaan tubuh rutin digerakkan, seperti melakukan olahraga push up dan squad.

Kini pengetahuanmu tidak sebatas memahami bahwa penyakit berupa pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium disebut osteoporosis. Ada upaya-upaya yang dapat kamu lakukan untuk mencegah osteoporosis sejak dini.

Buah yang Mengandung Kalsium

Daftar Buah yang Mengandung Kalsium, Ini Rekomendasinya

Buah yang Mengandung Kalsium – Kalsium merupakan salah satu nutrisi penting bagi tubuh manusia. Bukan hanya untuk membangun serta menguatkan tulang dan gigi, asupan kalsium juga memiliki andil besar dalam menopang berbagai fungsi tubuh, hormon, otot, dan lain sebagainya. Mengingat besarnya manfaat dari kalsium, maka kita pun harus selalu memenuhi kebutuhannya setiap hari, tentu saja …

Daftar Buah yang Mengandung Kalsium, Ini Rekomendasinya Selengkapnya »

Kekurangan Fosfor, Kalsium, dan Vitamin D Mengakibatkan Beberapa Penyakit Sebagai Berikut

Kekurangan Fosfor, Kalsium, dan Vitamin D Mengakibatkan Beberapa Penyakit Sebagai Berikut

Kekurangan Fosfor, Kalsium, dan Vitamin D Mengakibatkan Beberapa Penyakit Sebagai Berikut – Rakitis adalah penyakit yang membuat terjadinya pelunakan tulang pada anak-anak karena kurangnya metabolisme, vitamin B, magnesium, fosfor, dan kalsium, sehingga berpotensi menyebabkan tulang mudah patah dan bisa mengalami kelainan bentuk tulang. Vitamin D memainkan peran penting dalam kesehatan tulang karena vitamin D membantu …

Kekurangan Fosfor, Kalsium, dan Vitamin D Mengakibatkan Beberapa Penyakit Sebagai Berikut Selengkapnya »

Makanan yang Baik untuk Jantung

Daftar Makanan yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Makanan yang Baik untuk Jantung – Jantung merupakan salah satu bagian tubuh yang sangat vital. Kesehatan jantung sangat penting untuk dijaga sejak dini. Meskipun kamu masih berusia muda sekalipun, bukan berarti bisa terhindar dari penyakit jantung ini. Bahkan, tidak jarang anak muda yang terkena serangan jantung secara mendadak. Pengertian Penyakit Jantung Secara Umum Untuk kamu …

Daftar Makanan yang Baik untuk Kesehatan Jantung Selengkapnya »