• shopee-bigramadhansale-1920x745
Peringati Hari AIDS Sedunia, Waspadai Cara Penularannya Berikut Ini

Peringati Hari AIDS Sedunia, Waspadai Cara Penularannya Berikut Ini

Peringati Hari AIDS Sedunia, Waspadai Cara Penularannya Berikut Ini – Ada berbagai jenis penyakit di dunia yang bisa menyerang semua orang. Penyebabnya bisa dari virus hingga bakteri jahat. Kunci untuk terhindar dari penyakit-penyakit adalah menerapkan pola hidup sehat.

Meskipun sebagian besar penyakit dapat diobati, kenyataannya tidak seluruhnya. Ada penyakit yang belum dapat diobati secara efektif, salah satunya yaitu AIDS. Sebab, belum ditemukan obat yang pasti dapat menyembuhkan seseorang dari penyakit AIDS. Atau, banyak juga yang lebih mengenalnya sebagai penyakit HIV AIDS.

Apa Itu HIV AIDS?

Memperingati Hari AIDS Sedunia tahun ini, mari kenali lebih jauh apa itu HIV AIDS. HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah jenis penyakit yang diserang oleh virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga melemahkan kemampuan tubuhnya untuk melawan infeksi ataupun penyakit lain.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, obat dan metode yang efektif untuk penanganan HIV belum ditemukan di seluruh dunia. Oleh karena itu, akan fatal jika kamu terserang penyakit ini.

Official Store Pyfa Health

Selanjutnya, AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah kondisi tahap infeksi akhir dari penyakit HIV. Ketika seseorang sudah berada pada tahapan AIDS, maka tubuhnya betul-betul tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi.

Bagaimana Cara Penularan AIDS?

Penyebaran dan penularan AIDS paling banyak adalah melalui hubungan intim yang tidak aman. Bisa karena kamu tidak menyadari pasanganmu mengidap penyakit ini, atau berganti-ganti pasangan tanpa memperhatikan latar belakangnya. Penyebab yang satu ini sudah populer sejak dulu.

Cara penularan HIV AIDS berikutnya adalah ketika kamu bergantian menggunakan jarum suntik yang tidak steril. Biasanya ini digunakan saat memakai narkoba. Satu orang dapat menularkan orang lain dengan cepat, bahkan beberapa minggu sejak tertular dari orang yang lain, seperti efek domino.

Siapa Saja yang Berisiko Terkena Penyakit HIV AIDS Ini?

Semua orang berisiko terkena penyakit apapun, termasuk penyakit HIV AIDS ini. Tapi, ada beberapa kelompok yang lebih rentan atau berisiko tinggi terinfeksi virus penyebab HIV AIDS, antara lain:

  • Orang dengan infeksi penyakit seksual lain.
  • Orang yang berhubungan intim tanpa kondom.
  • Orang yang sering membuat tato atau menindik bagian tubuhnya.
  • Pengguna narkotika suntik.
  • Orang yang melakukan hubungan intim dengan pengguna narkotika suntik.

Bagaimana Cara Mencegah HIV AIDS?

Bersikap jujur soal riwayat kesehatan dengan pasangan. Jika kamu positif mengidap HIV, sampaikan pada pasangan agar dapat mencegah penularannya.

Hindari juga melakukan hubungan intim dengan lebih dari satu pasangan. Selain itu, gunakan kondom baru setiap berhubungan intim, baik hubungan intim dengan yang berlawanan atau sesama jenis. Jika kamu hamil dan ternyata positif mengidap HIV, segera konsultasikan dengan dokter demi menekan risiko penularan pada janin.

Seperti pada ajaran agama Islam, bersunat untuk mengurangi risiko infeksi HIV. Jika ada dugaan baru saja tertular HIV, konsultasikan dengan dokter agar diarahkan mengonsumsi obat post-exposure prophylaxis (PEP).

Bagaimana Pengobatan HIV AIDS?

Belum ada obat yang efektif menyembuhkan penyakit HIV AIDS. Tetapi, ada jenis-jenis obat yang mampu memperlambat perkembangan virus. Jenis obat tersebut adalah antiretroviral (ARV).

ARV memperlambat perkembangan virus dengan menghilangkan unsur yang dibutuhkan virus HIV agar dapat menggandakan diri. ARV juga mencegah virus HIV menghancurkan sel CD4. Karena itu, dokter akan memantau jumlah virus dan sel CD4 selama pengobatan dilakukan.

Selama mengonsumsi obat antiretroviral, dokter akan memonitor jumlah virus dan sel CD4 untuk menilai respons pengidap terhadap pengobatan. Hitung sel CD4 akan dilakukan tiap 3-6 bulan. Sedangkan pemeriksaan HIV RNA, dilakukan sejak awal pengobatan, lalu dilanjutkan tiap 3–4 bulan selama masa pengobatan.

Kepedulian terhadap kesehatan diri kamu sendiri menjadi kunci menekan risiko penularan HIV AIDS. Hiduplah dengan pola hidup yang sehat, mengonsumsi vitamin serta suplemen tambahan, serta jangan lupa melakukan berbagai upaya pencegahannya.

Ingin membeli suplemen atau vitamin untuk kebutuhan harian? Kamu bisa membelinya di Official Store Pyfa Health. Yuk, cek produknya sekarang dan dapatkan diskon menarik setiap pembelian melalui Shopee. Klik banner di bawah ini, ya!

Official Store Pyfahealth

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *