• shopee-bigramadhansale-1920x745
Apa Penyebab Penyakit TBC

Apa Penyebab Penyakit TBC dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

Apa Penyebab Penyakit TBC – Ada banyak penyakit yang dapat mengancam nyawa seseorang. Salah satu yang perlu kamu waspadai adalah Tuberkulosis atau TBC. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan pernah mencatat setidaknya 1,5 juta orang dalam setiap tahunnya meninggal karena penyakit ini.

Di Indonesia sendiri, TBC bukan penyakit yang asing. Sudah banyak orang Indonesia yang menderita terkena penyakit TBC ini. Untuk mewaspadainya, mari pahami lebih lanjut.

Apa Itu TBC?

TBC adalah sebuah penyakit yang ditularkan melalui bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menyerang seluruh bagian tubuh. Tapi, TBC biasanya terfokus pada gangguan kesehatan paru-paru manusia.

Kebanyakan orang mungkin tidak menyadari dirinya sedang mengidap TBC. Pasalnya, kadang TBC hanya ditandai dengan kamu sering mengalami batuk dan bersin. Tapi ini terjadi berulang dan terus menerus.

Official Store Pyfa Health

Orang yang sehat seharusnya selalu menjaga jarak dan menjaga kebersihan dengan orang yang batuk-batuk. Tidak hanya TBC, bahkan saat ini batuk juga menjadi penanda penyakit lain yaitu serangan virus Corona. Tapi, selayaknya penyakit lain, TBC dapat tertular pada seseorang dengan sistem imun dan kekebalan tubuh yang lemah.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru dari Penularan Covid-19.

Apa Penyebab Penyakit TBC?

Jika kamu bertanya-tanya, apa penyebab penyakit TBC? Sebenarnya sudah disebutkan sebelumnya. Penyakit TBC disebabkan oleh serangan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini mampu merusak jaringan tubuh manusia, terutama paru-paru.

Bakteri penyebab TBC umumnya ditularkan lewat udara. Oleh karena itu, yang diserang pertama adalah paru-paru. Tapi, dalam kondisi yang parah, bakteri penyebab TBC dapat memperbanyak diri dan menyebar ke bagian tubuh lain seperti kelenjar getah bening, tulang, jantung, hingga sistem saraf pusat.

Kunci utama agar tubuhmu kuat dari serangan penyakit adalah selalu menjaga daya tahan tubuh. Pada umumnya, bakteri penyebab TBC tidak langsung aktif di dalam tubuh. Ketika sudah masuk, ada masa di mana bakteri ini ‘tertidur’ sementara.

Bakteri Mycobacterium tuberculosis akan aktif segera saat daya tahan tubuh kamu sedang melemah. Masa tidur bakteri ini bisa berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun lamanya.

Ingin membeli suplemen dan vitamin untuk menjaga sistem imun dan kesehatan paru-paru? Kamu bisa membelinya di Official Store Pyfa Health. Yuk, cek produknya sekarang dan dapatkan diskon menarik setiap pembelian melalui Shopee. Klik banner di bawah ini, ya!

Official Store Pyfahealth

Siapa Saja yang Rentan Terkena TBC?

TBC adalah penyakit yang aktif ketika sistem kekebalan tubuh sedang melemah. Pada dasarnya, ada juga kelompok orang-orang yang rentan TBC. Jika kamu masuk ke dalamnya, waspada dan selalu jaga kesehatan kamu, ya.

  • Orang yang hidup di lingkungan kesehatan yang buruk.
  • Orang yang aktif mengkonsumsi alkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Pengidap penyakit lain yang menurunkan daya tahan tubuh seperti diabetes melitus, HIV, hingga malnutrisi.
  • Orang yang berkontak langsung dengan penderita TBC, baik dokter, perawat,atau orang-orang yang tinggal bersama penderita TBC.
  • Orang yang telah bepergian ke tempat penularan tinggi TBC. Di antaranya seperti Afrika, Amerika Latin, Asia, Rusia, dan Eropa Timur.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengobati Sakit Dada Bagian Tengah.

Bagaimana Cara Mencegah Penularan TBC?

Usaha mencegah penyakit selalu lebih baik dari mengobatinya. Jika kamu mengetahui ada orang yang kamu kenal mengidap TBC, jagalah jarak dan kebersihan diri serta lingkungan kamu. Sama halnya dengan kamu mencegah penularan virus Covid-19.

Jika kamu kesulitan melakukan hal tersebut, konsultasikanlah dengan dokter. Biasanya, dokter akan mempertimbangkan untuk memberikan kamu isoniazitd. Semacam obat yang dapat meminimalisir risiko TBC aktif dalam tubuh.

Dokter umumnya akan merekomendasikan kamu untuk mengonsumsi isoniazitd selama 9 bulan. Obat ini biasanya diberikan pada orang terdekat yaitu keluarga yang tinggal bersama penderita TBC.

Tapi kembali lagi, yang utama adalah menjaga daya tahan tubuh secara mandiri. Usahakan menyeimbangkan aktivitas fisik dengan istirahat yang cukup, disertai dengan olahraga agar tubuh tetap bugar. Kemudian, makan makanan bergizi dan mengonsumsi suplemen tambahan sesuai kebutuhan, yang bisa kamu dapatkan di Pyfa Health.

Rekomendasi Suplemen dan Vitamin untuk Menjaga Sistem Imun dan Kesehatan Paru-paru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *